Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Perkuat Penanganan Sampah Sungai, Pemkot Solo Libatkan Komunitas dan Relawan

Silvester Kurniawan • Rabu, 17 Juni 2026 | 17:59 WIB
Wali Kota Surakarta Respati Ardi dalam aksi bersih-bersih sungai beberapa waktu yang lalu. (Dok. Pemkot Solo)
Wali Kota Surakarta Respati Ardi dalam aksi bersih-bersih sungai beberapa waktu lalu. (Dok. Pemkot Solo)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Pemerintah Kota Surakarta terus memperkuat upaya penanganan sampah dengan tidak hanya fokus pada tata kelola sampah dari hulu hingga hilir, tetapi juga melalui aksi bersih sungai dan saluran air yang semakin rutin digelar di berbagai wilayah Kota Solo.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Surakarta menggandeng berbagai komunitas dan relawan peduli lingkungan untuk menjaga kebersihan sungai serta mencegah pencemaran yang berpotensi memicu banjir maupun kerusakan lingkungan.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan permasalahan sampah masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian bersama. Hal tersebut terlihat saat aksi bersih-bersih di aliran anak Kali Pepe dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada awal Juni 2026.

Baca Juga: Absen di Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner, Syifa Hadju Beberkan Alasannya

Dalam kegiatan tersebut, ditemukan berbagai jenis sampah rumah tangga serta bentuk pencemaran lainnya yang masih mencemari aliran sungai.

“Permasalahan sampah tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap lingkungan, mulai dari pencemaran hingga potensi banjir. Karena itu, kita harus membiasakan diri untuk lebih peduli dan menyayangi lingkungan,” ujar Respati, Rabu (17/6/2026).

Limbah Organik Masih Banyak Dibuang ke Sungai

Dari sejumlah kegiatan kerja bakti yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, Pemkot Surakarta masih menemukan praktik pembuangan limbah organik ke sungai yang dilakukan oleh sebagian masyarakat.

Menurut Respati, berbagai masukan juga diterima dari petugas kebersihan maupun relawan terkait upaya pengelolaan sampah yang lebih efektif. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain perlunya jadwal pengangkutan sampah yang lebih teratur, pemilahan sampah organik dan anorganik, hingga penegakan sanksi bagi pelaku pencemaran lingkungan.

“Pengelolaan sampah harus dilakukan secara menyeluruh dan menjadi tanggung jawab bersama agar tidak meninggalkan persoalan lingkungan bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Baca Juga: Tuding Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Ditunggangi Politik, Aliansi BEM Bersatu Malah Kena Skakmat Bantahan Kampus

Peran Komunitas dan Relawan Diapresiasi

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengapresiasi keterlibatan komunitas dan relawan lingkungan yang selama ini aktif mendukung berbagai program kebersihan yang digelar pemerintah kota.

Menurutnya, para relawan memiliki kontribusi besar dalam menjaga kebersihan sungai, saluran air, gorong-gorong, taman kota, hingga ruang publik lainnya di berbagai wilayah Kota Solo.

Astrid menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung upaya pemerintah mengurangi penumpukan sampah sekaligus menjaga kualitas lingkungan perkotaan.

“Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat harus terus diperkuat. Kota yang bersih hanya bisa terwujud apabila seluruh elemen bergerak bersama,” ujarnya.

Baca Juga: Nekat Gondol Motor, Residivis Curanmor Ditangkap Usai Dikejar Warga 4 Kilometer di Klaten

Pemkot Surakarta berharap sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan agar upaya menjaga kebersihan sungai serta lingkungan kota berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup warga. (ves/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#penanganan sampah di kota Solo #aksi bersih-bersih #Kali Pepe #pemkot solo #wali kota surakarta respati ardi