Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Awas Kejebak Macet Horor! Ini Peta Penutupan Jalan dan Rute Kirab Malam 1 Suro Keraton Solo & Mangkunegaran

Laila Zakiya • Senin, 15 Juni 2026 | 15:35 WIB
Persiapan Kirab 1 Suro. (Arief Budiman/Radar Solo)
Persiapan Kirab 1 Suro. (Arief Budiman/Radar Solo)

 

SOLOBALAPAN.COM — Kota Surakarta dipastikan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas yang sangat masif pada Selasa (16/6) malam nanti.

Dua agenda budaya berskala besar, yakni Upacara Adat Kirab Pusaka Malam 1 Suro yang diselenggarakan oleh Pura Mangkunegaran serta Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, siap menyedot kehadiran puluhan ribu massa secara bersamaan.

Guna menghindari potensi terkunci di tengah kemacetan, para pengguna jalan yang sekadar melintas sangat disarankan untuk mencatat jadwal sterilisasi jalur serta rute alternatif terjauh dari area pusat kota.

Kirab Pura Mangkunegaran: Potensi Padat Mulai Jam 8 Malam

Rangkaian pembuka kirab budaya akan berpusat di kawasan Pura Mangkunegaran sejak awal malam. Prosesi ini dipastikan memadati jalan-jalan di sekitar area Ngarsopuro hingga memotong sebagian jalur utama di Jalan Slamet Riyadi.

"Seperti tahun sebelumnya, Kirab Malam 1 Suro selalu menjadi daya tarik bagi masyarakat. Jadi selain pesertanya banyak, akan banyak masyarakat yang datang untuk menyaksikan. Makanya penataan lalu lintas dan kantong parkir juga kita persiapkan," kata Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Andri Wahyudi, Senin (15/6) siang.

Berdasarkan jadwal resmi, rombongan kirab pusaka Pura Mangkunegaran akan mulai bergerak sekitar pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.

Jalur yang dilewati meliputi gapura selatan menuju Ngarsopuro, Simpang Pasar Pon, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Kartini, Jalan RM Said, Jalan Teuku Umar, hingga Simpang Mangkuyudan (McDonald's Slamet Riyadi), sebelum akhirnya kembali ke istana.

"Perkiraan mulai berjalan kirabnya sekitar pukul 20.00 - 22.00 WIB. Nanti di sepanjang rute Jl Slamet Riyadi, segmen Mc Donal - Simpang CIMB Niaga nya akan kita sterilkan dari parkir tepi jalannya," kata Kabid Lalu Lintas Dishub Surakarta, Andri Wahyudi.

Lonjakan penonton di titik ini diperkirakan mencapai belasan ribu orang. Ketua panitia kirab, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo, mengonfirmasi ketersediaan fasilitas layar lebar di dalam kompleks istana untuk memecah kerumunan.

"Jumlah pesertanya ada ribuan. Lalu masyarakat yang berkumpul di Pamedan ada 10 ribuan. Di sana bisa nonton bersama prosesi kirab," kata kakak perempuan Mangkunegoro X itu.

Baca Juga: Boyolali : Musim Bediding Mulai di Gunung Merbabu, Pendaki Diminta Siapkan Jaket Tebal dan Selimut

Kirab Keraton Kasunanan Solo: Kerbau Kyai Slamet Keluar Tengah Malam

Bergeser ke arah selatan, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat baru akan memulai arak-arakan pusaka sakralnya menjelang tengah malam.

Kehadiran kawanan kerbau keramat keturunan Kyai Slamet dipastikan menjadi magnet utama yang membuat kawasan Gladag hingga Alun-Alun Utara terkunci rapat.

"Tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Acara dimulai petang hari tetapi kirabnya baru keluar jelang jam 00.00 WIB. Rutenya juga sama, jadi antisipasinya nanti kita juga terjunkan personel di lapangan seperti yang juga kami lakukan di kirab Pura Mangkunegaran," kata Andri Wahyudi, Kabid Lalu Lintas Dishub Surakarta.

Lintasan kirab Keraton Solo mencakup rute panjang tradisional: Alun-Alun Utara, Gladag, Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Telkom, Simpang Loji Wetan, Simpang Pasar Kliwon, Simpang Baturono, Simpang Gading, Simpang Gemblegan, Koridor Coyudan, Jalan Slamet Riyadi, dan kembali menuju Gladag.

Meskipun situasi internal keluarga kerajaan sempat diwarnai dinamika, kesiapan teknis upacara dipastikan sudah rampung 100 persen berkat sinergi lintas sektoral bersama jajaran pemerintah daerah.

"Semua sudah siap semua. Petugas, koordinasi dengan pemerintah semua sudah semua. Peserta yang mendaftar sudah lebih dari 5 ribuan ya," kata Pengageng Parentah Keraton, KGPHA Panembahan Dipokusumo beberapa waktu sebelumnya.

Titik Krusial Kemacetan dan Kebijakan Penutupan Total Jalan

Akibat jeda waktu pelaksanaan kedua kirab yang berdekatan, puncak kemacetan di jantung kota diproyeksikan terjadi mulai pukul 22.00 WIB, khususnya di kawasan interkoneksi seperti Jalan Jenderal Sudirman dan seputar Gladag.

Petugas dinas perhubungan dipastikan bakal menutup total akses jalan tertentu secara situasional demi kekhidmatan acara.

"Kalau dilihat dari waktu pelaksanaannya Kirab Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran dari 20.00 WIB and Kirab Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta hanya terpaut waktu beberpaa jam saja. Jadi untuk memastikan semua berjalan khidmat ruas Jl Slamet Riyadi dari Simpang Pasar Pon juga akan kita tutup di jam 00.00 WIB," kata Andri.

Masyarakat yang berniat menyaksikan jalannya upacara adat diimbau segera menempati kantong-kantong parkir resmi yang disediakan sebelum penutupan jalur diberlakukan.

"Paling padat akan terlihat di Jl Jenderal Sudirman dan Jl Slamet Riyadi, perkuraannya akan mulai pasa sekitar pukul 22.00 WIB dan makin padat saat bertambah malam atau jelang pelaksanaan kirab. Yang ingin menonton bisa memanfaatkan kantong parkir yang ada, sementara yang hanya melintas kami harap bisa mencari rute alternatif atau memutar lebih jauh agar tidak terdampak kemacetan," kata Andri Wahyudi.

Baca Juga: JCI Solo dan JCI Surigao Filipina Resmi Jalin Sister Chapter, Buka Peluang Kerja Sama Ekonomi hingga Pendidikan

Guna menjamin keamanan dan ketertiban umum sepanjang malam sakral ini, jajaran gabungan dari lintas instansi telah disiagakan penuh di berbagai titik strategis kota.

"Kami dari Pemerintah Kota Surakarta sangat mendukung agar pelaksanaan Kirab Malam 1 Suro baik di Pura Mangkunegaean maupun Keraton Surakarta dapat berjalan lancar. Kami sudah berkoordinasi dengan Polresta Surakarta, Kodim 0735/Surakarta dan kami juga terjunkan Satpol PP, Dishub, Disbudpar agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar," kata Wali Kota Surakarta, Respati Ardi belum lama ini. (ves/lz)

Editor : Laila Zakiya
#keraton mangkunegaran #1 Suro #kirab #keraton solo