BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Kebakaran melanda sebuah gudang bengkel rangka bus di Dusun Ngemplak RT 02 RW 05, Kelurahan Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jumat (12/6/2026) malam.
Bangunan seluas sekitar 8 x 35 meter itu hangus dilalap api dalam peristiwa yang diduga dipicu percikan las saat aktivitas pekerjaan berlangsung.
Peristiwa tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai standar keselamatan kerja di sejumlah bengkel dan area industri yang menangani material mudah terbakar.
Pasalnya, dugaan sementara menunjukkan api berasal dari aktivitas pemotongan rangka bus yang berpotensi menimbulkan percikan panas.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Boyolali, Supriyono, menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 20.45 WIB. Tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 21.00 WIB.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB setelah petugas melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih satu jam," ujar Supriyono, Sabtu (13/6).
Menurutnya, gudang yang terbakar digunakan sebagai bengkel pengerjaan rangka bus. Besarnya kobaran api diduga dipicu banyaknya material yang mudah terbakar di dalam area bengkel.
Berdasarkan keterangan awal dari penjaga gudang, api pertama kali terlihat sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu terdapat aktivitas pemotongan rangka menggunakan las. Percikan api diduga mengenai tumpukan material yang mudah terbakar hingga menyebabkan kobaran cepat membesar.
"Menurut keterangan penjaga gudang, api diduga berasal dari percikan las saat pemotongan rangka bus yang mengenai bahan mudah terbakar. Namun penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan," katanya.
Besarnya kobaran api membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi setelah melihat kepulan asap dan nyala api dari kejauhan. Salah seorang warga kemudian menghubungi petugas Damkar Boyolali untuk meminta bantuan pemadaman.
Untuk mengendalikan kebakaran, Damkar Boyolali mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Selain itu, proses pemadaman juga mendapat bantuan dari personel Damkar Surakarta melalui skema Bantuan Kendali Operasi (BKO).
Meski bangunan bengkel mengalami kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, terutama pada aktivitas pengelasan dan pemotongan logam yang dilakukan di dekat bahan mudah terbakar.
Aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta mengevaluasi aspek keselamatan di lokasi kejadian.
FOTO: Petugas Damkar Boyolali dibantu Damkar Surakarta berupaya memadamkan kebakaran gudang bengkel rangka bus di Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Jumat (12/6/2026) malam. Api diduga dipicu percikan las yang mengenai material mudah terbakar.
Editor : Andi Aris Widiyanto