Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kecelakaan Maut di Ring Road Utara Sragen, Pengendara Motor Tewas Usai Ditabrak Truk Fuso

Ahmad Khairudin • Kamis, 11 Juni 2026 | 16:17 WIB
Kecelakaan maut terjadi di Ring Road Utara Sragen mengakibatkan seorang pengendara Honda Beat tewas setelah bertabrakan dengan truk Mitsubishi Fuso. (IST)
Kecelakaan maut terjadi di Ring Road Utara Sragen mengakibatkan seorang pengendara Honda Beat tewas setelah bertabrakan dengan truk Mitsubishi Fuso. (IST)

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Jalur Ring Road Utara Sragen kembali memakan korban jiwa. Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di sebelah timur Simpang Tiga Tegrat, Kampung Bulaksari RT 03, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen Kota, Kamis (11/6/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Seorang pengendara sepeda motor Honda Beat meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk Mitsubishi Fuso. Kerasnya benturan membuat korban terpental hingga masuk ke saluran air atau selokan sedalam sekitar dua meter.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, melalui Kasat Lantas AKP Kukuh Tirto S. Leksono, membenarkan peristiwa tersebut.

"Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, yaitu pengendara sepeda motor atas nama Andri Supriyanto, 41 tahun, warga Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen," terang Kukuh saat dikonfirmasi, Kamis (11/6).

Baca Juga: Masuk Area Permukiman, Damkar Boyolali Evakuasi Dua Sarang Tawon Vespa di Musuk

Diduga Terjadi Saat Truk Mendahului Kendaraan Lain

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan melibatkan truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi B-9038-WO yang dikemudikan Bryan Ade Kurniawan (26), warga Kecamatan Kebakramat, Kabupaten Karanganyar, dan sepeda motor Honda Beat AD-5774-AZE yang dikendarai korban.

Polisi menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, truk Fuso melaju dari arah barat menuju timur. Di depan truk terdapat kendaraan lain yang identitasnya belum diketahui.

Pada saat bersamaan, korban melaju dari arah berlawanan, yakni timur menuju barat.

Diduga saat hendak mendahului kendaraan di depannya, truk mengambil jalur terlalu ke kanan hingga masuk ke lajur berlawanan. Karena jarak antara kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Baca Juga: Kecewa Sikap Sarwendah, Ini Alasan Betrand Peto Putuskan Tutup Komunikasi dan Tinggal Bersama Ruben Onsu

"Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi truk Fuso tidak bisa menguasai laju kendaraannya hingga membentur sepeda motor korban. Akibat benturan tersebut, korban terpental dan jatuh ke dalam saluran air," jelas Kukuh.

Korban Alami Luka Berat

Berdasarkan data medis dari PSC 119 Kabupaten Sragen, korban mengalami sejumlah luka berat yang mengakibatkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban dilaporkan mengalami cedera serius di bagian kepala, patah tulang rusuk kanan, patah pergelangan tangan kanan, serta patah pada jari tengah tangan kanan. Selain itu terdapat luka lecet di sejumlah bagian tubuh akibat benturan keras.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk penanganan lebih lanjut.

Proses Evakuasi Berlangsung Dramatis

Baca Juga: Berapa Umur Rachel Cia? Pacar Dikta Wicaksono Jadi Sorotan usai Podcast, Kini Profilnya Dicari

Evakuasi korban melibatkan petugas gabungan dari PSC 119 Sukowati Sragen, Posko Siaga Bencana, dan PMI Kabupaten Sragen.

Karena posisi korban berada di dalam saluran air dengan kedalaman sekitar dua meter, petugas harus turun langsung ke dasar selokan untuk mengangkat jenazah ke permukaan.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa menggunakan ambulans PMI menuju rumah sakit.

Pengemudi Truk Diperiksa Polisi

Dalam penyelidikan awal, polisi menemukan bahwa pengemudi truk Fuso diduga belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) B yang menjadi syarat untuk mengoperasikan kendaraan angkutan berat.

Saat kecelakaan terjadi, pengemudi diketahui ditemani seorang penumpang bernama Roni (57), warga Kabupaten Banjarnegara.

Baca Juga: Kembaran Suzuki Karimun Terbaru Muncul di Jepang, Bentuk Kalcer Pakai Pintu Geser

Saat ini, pengemudi truk masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Sragen guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan dan kemungkinan adanya unsur pelanggaran lalu lintas.

Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi aman sebelum mendahului kendaraan lain, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari. (fid/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#Honda BeAT Deluxe 2026 #kecelakaan di sragen #truk mitsubishi #Honda Beat vs Truk #sragen