Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral Pengemis Di-drop Mobil Elf di Rowo Jombor, Satpol PP Klaten Perketat Patroli Akhir Pekan

Angga Purenda • Selasa, 9 Juni 2026 | 17:16 WIB
ral Pengemis Di-drop Mobil Elf di Rowo Jombor, Satpol PP Klaten Gelar Operasi Gabungan. (Angga Purenda/solobalapan.com)
ral Pengemis Di-drop Mobil Elf di Rowo Jombor, Satpol PP Klaten Gelar Operasi Gabungan. (Angga Purenda/solobalapan.com)

KLATEN, SOLOBALAPAN.COM – Video yang memperlihatkan sebuah mobil Elf menurunkan sejumlah orang yang diduga pengemis di kawasan wisata Rowo Jombor mendadak viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Rekaman tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait dugaan praktik pengemis terorganisasi yang menyasar kawasan wisata sebagai lokasi mencari uang dari pengunjung.

Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten langsung menggelar operasi gabungan untuk melakukan penelusuran dan penertiban di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas Pengemis, Gelandangan, dan Orang Telantar (PGOT).

Baca Juga: Alasan Dilepasnya Gali Freitas dari Skuad Persebaya Surabaya, Cetak 6 Gol hingga Jadi Rebutan Klub Liga Indonesia

Video Ditonton Lebih dari 132 Ribu Kali

Video yang diunggah akun TikTok @hasyim_wonosegoro pada Sabtu (6/6/2026) memperlihatkan sebuah kendaraan jenis Elf berhenti di kawasan Rowo Jombor dan menurunkan sejumlah penumpang.

Narasi yang menyertai video menyebut para penumpang tersebut diduga merupakan pengemis yang sengaja diantar ke lokasi wisata untuk beraktivitas sepanjang hari sebelum kembali dijemput pada sore hari.

Hingga Selasa (9/6/2026), video tersebut telah ditonton lebih dari 132 ribu kali dan memunculkan beragam komentar dari masyarakat yang mempertanyakan keberadaan jaringan pengemis yang diduga beroperasi secara terorganisasi.

Operasi Gabungan Sisir Sejumlah Titik

Sebagai tindak lanjut, Satpol PP Klaten menggelar operasi gabungan pada Senin (8/6/2026) mulai pukul 09.30 WIB.

Operasi dipimpin Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) dengan melibatkan 10 personel Satpol PP, unsur Polres Klaten, Kodim 0723/Klaten, serta Dinas Sosial Kabupaten Klaten.

Baca Juga: Fakta di Balik Viral KDKMP Tengah Hutan di Wonogiri, Ternyata Begini Sebenarnya !

Petugas menyisir sejumlah lokasi yang selama ini dianggap rawan menjadi tempat aktivitas PGOT, antara lain Jalan dr. Soeraji Tirtonegoro, Pasar Wedi, Pasar Hewan Wedi, hingga kawasan wisata Rowo Jombor.

Meski tidak menemukan pengemis yang dimaksud saat operasi berlangsung, petugas memperoleh informasi penting dari warga sekitar mengenai pola aktivitas yang diduga telah berlangsung berulang kali.

Pengemis Disebut Datang Hari Minggu dan Dijemput Menjelang Maghrib

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Satpol PP Klaten, Sulamto, mengatakan hasil penelusuran di lapangan menguatkan dugaan bahwa memang pernah terjadi aktivitas penurunan pengemis menggunakan kendaraan Elf di kawasan tersebut.

Menurut keterangan sejumlah warga, aktivitas itu disebut berlangsung pada hari Minggu ketika jumlah pengunjung wisata sedang ramai.

Baca Juga: Bocoran Transfer Persija Jakarta, Gaet MVP Liga Mariano Peralta hingga Bersih-Bersih Skuad Brasil Demi Racikan Baru

"Untuk Rowo Jombor kami dapatkan informasi dari warga sekitar yang membenarkan ada kejadian dropping pengemis dari mobil Elf. Polanya terjadi setiap hari Minggu, mereka datang sekitar pukul 09.00 dan menjelang Maghrib dijemput kembali oleh kendaraan yang sama di sudut Rowo Jombor," ujar Sulamto, Selasa (9/6/2026).

Temuan tersebut kini menjadi bahan pendalaman lebih lanjut oleh petugas.

Ganggu Kenyamanan Wisatawan

Satpol PP menilai praktik pengemis yang diduga dilakukan secara terorganisasi berpotensi mengganggu kenyamanan pengunjung dan mencoreng citra destinasi wisata unggulan Kabupaten Klaten.

Karena itu, pemerintah daerah meminta masyarakat dan pelaku usaha di sekitar kawasan wisata untuk berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas serupa.

Warga dapat melaporkan langsung kepada Satpol PP melalui kanal pengaduan resmi maupun berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat.

Patroli Akhir Pekan Akan Diperketat

Baca Juga: Nikita Mirzani Ngaku Tetap Kantongi Ratusan Juta Rupiah dari Balik Penjara, Ini Sumber Penghasilannya Selama Ditahan

Sebagai langkah pencegahan, Satpol PP bersama tim gabungan berencana meningkatkan pengawasan khususnya pada akhir pekan dan hari libur nasional.

Patroli rutin akan difokuskan pada lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat untuk mengantisipasi munculnya kembali praktik serupa.

"Langkah ke depan kami akan mengaktifkan patroli pengawasan setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu, serta hari libur nasional. Terutama di tempat wisata guna mencegah praktik serupa yang mengganggu kenyamanan wisatawan," tegas Sulamto.

Penegakan Perda Jadi Dasar Tindakan

Langkah penertiban tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 12 Tahun 2013 tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3) serta Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penanganan Gelandangan dan Pengemis.

Meski hingga kini belum ditemukan bukti langsung mengenai jaringan pengemis yang diantar menggunakan kendaraan Elf, hasil penelusuran lapangan menunjukkan adanya indikasi aktivitas yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. (ren/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#pengemis di drop di kawasan rowo jombor #pengemis di drop mobil elf #pengemis #klaten #Wisata Rowo Jombor