KARANGANYAR, SOLOBALAPAN.COM – Proses pemakaman seorang warga dengan kondisi obesitas di Kelurahan Jungke, Kabupaten Karanganyar, berlangsung dengan melibatkan alat berat berupa crane serta tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD Karanganyar, relawan, dan masyarakat setempat, Selasa (2/6/2026).
Jenazah yang dimakamkan adalah Linda Kartika Haryanti (24), warga Padangan RT 02/RW 07, Kelurahan Jungke, Kabupaten Karanganyar.
Almarhumah memiliki berat badan sekitar 175 kilogram dan meninggal dunia pada Senin (1/6/2026) pukul 18.00 WIB.
Baca Juga: Unggah Salam Perpisahan Haru, Nico Alfriyanto Resmi Tinggalkan Persija Jakarta
Pemakaman dilaksanakan pada Selasa pagi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pasarehan Jungke dengan pengawalan dan bantuan berbagai unsur terkait guna memastikan seluruh proses berjalan aman dan lancar.
Evakuasi Jenazah Memerlukan Penanganan Khusus
Kondisi fisik almarhumah yang mengalami obesitas membuat proses evakuasi dari rumah duka menuju lokasi pemakaman membutuhkan penanganan khusus.
Untuk memudahkan pemindahan jenazah sekaligus menjaga keselamatan petugas dan warga yang membantu, digunakan alat berat berupa crane.
Penggunaan crane dilakukan saat proses pemindahan jenazah dari rumah duka menuju kendaraan pengangkut sebelum diberangkatkan ke TPU Pasarehan Jungke.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat tampak menyaksikan proses pemakaman dari kejauhan, sementara petugas melakukan pengamanan untuk mengantisipasi kerumunan.
BPBD Koordinasi dengan TNI, Polri dan Relawan
Baca Juga: Beli Obat di Apotek, Pria 57 Tahun di Solo Tiba-Tiba Terhuyung Jatuh ke Selokan dan Meninggal
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan pihaknya menerjunkan personel beserta peralatan pendukung setelah menerima permohonan bantuan dari keluarga dan pemerintah setempat.
"Kami berkoordinasi dengan TNI, Polri, relawan serta perangkat wilayah untuk membantu proses pemakaman agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tetap menghormati almarhumah serta keluarga yang ditinggalkan. Karena kondisi jenazah memerlukan penanganan khusus, digunakan alat crane untuk memudahkan proses pemindahan dan mengurangi risiko bagi petugas maupun warga yang membantu," ujarnya.
Menurut Hendro, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif hingga jenazah berhasil dimakamkan di TPU Pasarehan Jungke.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam membantu keluarga almarhumah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu proses pemakaman. Ini menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam membantu sesama yang sedang mengalami kedukaan," tambahnya.
Berlangsung Khidmat
Pemakaman selesai dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB. Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga, kerabat, tetangga, serta masyarakat sekitar yang turut mengantarkan almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir.
Baca Juga: Persib Bandung Raih Hattrick Juara, Viking Berikan Bonus Puluhan Juta Rupiah
Keterlibatan berbagai unsur dalam proses pemakaman ini menjadi contoh sinergi dan gotong royong masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan penanganan khusus, terutama dalam situasi kedukaan. (rud/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto