KARANGANYAR, SOLOBALAPAN.COM – Aksi pencurian terjadi di dua toko kelontong di kawasan Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Selasa (26/5/2026) siang. Salah satu aksi pelaku bahkan terekam kamera pengawas (CCTV) milik pemilik toko.
Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur gula pasir seberat 50 kilogram dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp810 ribu. Sementara di toko lainnya, pelaku diduga belum sempat membawa barang dagangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga memanfaatkan kondisi toko yang sepi aktivitas pada siang hari. Di salah satu toko, pelaku masuk dan mengambil sejumlah karung gula pasir sebelum meninggalkan lokasi.
Rekaman CCTV memperlihatkan gerak-gerik pelaku saat menjalankan aksinya. Pemilik toko baru menyadari barang dagangannya hilang setelah melakukan pengecekan stok.
Korban kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas dan mendapati dugaan aksi pencurian tersebut.
Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, melalui Kapolsek Ngargoyoso, AKP Suparjo, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar ada laporan kejadian pencurian di wilayah Kemuning. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan rekaman CCTV dari salah satu toko kelontong,” ujar Suparjo.
Menurutnya, rekaman kamera pengawas menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses pengungkapan kasus tersebut. Polisi juga mendalami kemungkinan pelaku yang sama beraksi di dua toko berbeda dalam waktu berdekatan.
Suparjo menambahkan, pihak kepolisian meminta pemilik toko segera membuat laporan resmi ke Polsek Ngargoyoso agar penanganan kasus dapat dilakukan lebih maksimal.
“Kami mengimbau korban segera membuat laporan resmi sehingga penyelidikan bisa diproses lebih lanjut. Termasuk pendalaman terhadap rekaman CCTV dan keterangan saksi di sekitar lokasi,” katanya.
Selain itu, polisi juga mengingatkan masyarakat dan pemilik usaha agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi toko sedang sepi.
Penggunaan CCTV serta pengamanan tambahan dinilai penting untuk mencegah aksi kriminalitas serupa kembali terjadi di kawasan wisata Kemuning dan sekitarnya. (rud/an)