KLATEN, SOLOBALAPAN.COM – Suasana di SPBU Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten mendadak heboh pada Jumat (22/5/2026) malam.
Ribuan ekor ikan lele yang diangkut sebuah mobil pikap tumpah dan berserakan di area stasiun pengisian bahan bakar tersebut.
Peristiwa unik itu bahkan sempat membuat operasional SPBU ditut sementara karena area pengisian bahan bakar dipenuhi lele hidup yang bergerak ke segala arah.
Insiden tersebut kemudian viral di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Instagram @kabar_klaten.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga dan pengguna jalan ikut membantu mengumpulkan ikan lele menggunakan ember, tong sampah, hingga kantong plastik untuk dimasukkan kembali ke bak mobil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan kendaraan dalam insiden tersebut.
Petugas SPBU Cokro, Beni, menjelaskan peristiwa bermula saat mobil pikap pengangkut lele hendak masuk ke area SPBU untuk mengisi angin nitrogen.
Baca Juga: Cek Fakta: Link Video Viral TKW Taiwan 3 vs 1 Beneran Ada atau Cuma Narasi Hoaks?
“Mobilnya mau naik ke sini, posisinya agak kencang. Kebetulan di dalam baknya itu tidak ada sekat-sekat tempat lele, cuma pakai terpal di bak saja,” ujar Beni saat ditemui di lokasi.
Saat kendaraan menanjak memasuki area SPBU, guncangan air di dalam bak cukup kuat hingga membuat pintu penutup belakang terlepas. Dalam hitungan detik, ribuan ikan lele langsung tumpah memenuhi lantai SPBU.
“Mobilnya tidak terguling, cuma lelenya jatuh semua. Rata tadi, lele semua serentang lantai. Wah, ribuan, banyak banget sampai tidak kehitung dan masuk ke sela-sela,” katanya.
Akibat kejadian itu, akses kendaraan menuju pengisian BBM sempat tertutup total. Manajemen SPBU akhirnya memutuskan menghentikan sementara operasional demi proses evakuasi dan pembersihan area.
Di tengah ramainya unggahan media sosial, sempat muncul kabar bahwa lele-lele tersebut dijarah warga. Namun, pihak SPBU membantah informasi tersebut.
“Sempat beredar infonya warga banyak yang ngambil, tapi sudah dikasih tahu. Sebenarnya warga alhamdulillah banyak yang membantu. Ada yang bawa ember, tong sampah, sampai plastik bakul. Semua dikembalikan lagi ke mobil,” tegas Beni.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit dan berjalan kondusif. Pemilik lele juga langsung mendatangkan kendaraan pengganti untuk mengangkut kembali ikan-ikan tersebut.
“Sopirnya tadi sempat panik karena mau setor lele. Tapi setelah itu dari pihak sopir juga tanggung jawab ikut membersihkan lantai dan membawa sabun dari rumah,” imbuhnya.
Setelah seluruh ikan berhasil dikumpulkan dan area SPBU dibersihkan dari air serta lendir lele, operasional SPBU Cokro kembali normal sekitar pukul 20.00 WIB. (ren/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto