Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Tragedi di Kali Nepen Boyolali, Pemuda Asal Purbalingga Tewas Tenggelam Saat Bermain Prosotan

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 19 Mei 2026 | 06:54 WIB
Proses evakuasi korban tenggelam di Kali Nepen Boyolali oleh Tim Reaksi Cepat BPBD Boyolali. (IST)
Proses evakuasi korban tenggelam di Kali Nepen Boyolali oleh Tim Reaksi Cepat BPBD Boyolali. (IST)

BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Suasana sore di kawasan Kali Nepen, Dusun Hendrokilo, Desa Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali, mendadak berubah mencekam, Senin (18/5).

Seorang pemuda asal Purbalingga dilaporkan tenggelam saat mandi dan bermain prosotan di bendungan bersama rekannya.

Korban diketahui bernama David Arda Husah, 23 tahun, warga Karanggedang RT 19 RW 07, Kecamatan Karanggedang, Kabupaten Purbalingga.

Baca Juga: Suzuki Siapkan Burgman 350 Berdesain Gagah nan Mewah Nyaman Buat Touring, Siap Jegal XMAX

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Berdasarkan keterangan saksi bernama Muh Nur Anwar, 27 tahun, warga Banjarnegara, korban sempat beberapa kali meluncur di area bendungan sebelum akhirnya hilang dari permukaan air.

“Korban meluncur untuk keempat kalinya, tetapi setelah itu tidak muncul lagi ke permukaan,” ujar saksi kepada petugas.

Panik melihat rekannya tak kunjung muncul, saksi langsung meminta pertolongan warga sekitar. Laporan kemudian diteruskan ke BPBD Boyolali sekitar pukul 16.05 WIB.

Mendapat laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Boyolali bersama PMI, Polsek Teras, Babinsa, relawan, dan warga langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Tim penyelam menyisir dasar sungai dengan kondisi arus dan kedalaman yang cukup menyulitkan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp60 Jutaan yang Jadi Rebutan Anak Muda dan Keluarga Kecil, Paling Irit dan Bandel 2026

Plt Kepala Pelaksana BPBD Boyolali, Ari Wahyu Prabowo, mengatakan korban akhirnya berhasil ditemukan setelah sekitar 10 menit proses penyelaman dilakukan.

“Setelah dilakukan penyelaman, korban berhasil ditemukan dalam waktu kurang lebih 10 menit. Saat diangkat ke permukaan korban sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Dalam proses pencarian tersebut, salah satu penyelam sempat mengalami kendala teknis akibat kebocoran pada perlengkapan baju selam atau BCD. Namun kondisi itu tidak menghambat proses evakuasi hingga korban berhasil ditemukan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSPA untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Bukan Karena Masalah, Ini Alasan Syifa Hadju Jarang Posting di Instagram Pasca Menikah dengan El Rumi

BPBD Boyolali kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh aktivitas di sungai maupun bendungan. Pasalnya, arus deras dan kedalaman air yang tidak merata dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi pengunjung yang tidak memahami kondisi lokasi.

“Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai atau bendungan, terutama yang memiliki arus deras dan kedalaman yang tidak bisa diprediksi,” tandas Ari. (fid/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#pemuda tenggelam di kali nepen #kali nepen #area bendungan #Boyolalai #tenggelam