Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Diduga Mabuk Miras, Pemuda Nekat Lompat dari Jembatan Jurug, Nyawa Terselamatkan Berkat Laporan Call 110

Rudi Hartono RS • Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:20 WIB
Seorang pemuda diduga nekat melompat dari Jembatan Jurug Bengawan Solo usai mengonsumsi miras. (Dok. Raso)
Seorang pemuda diduga nekat melompat dari Jembatan Jurug Bengawan Solo usai mengonsumsi miras. (Dok. Raso)

KARANGANYAR, SOLOBALAPAN.COM – Suasana pagi di kawasan Jembatan Jurug Bengawan Solo mendadak berubah mencekam, Jumat (15/5) dini hari.

Seorang pemuda diduga nekat melompat dari jembatan setelah sebelumnya diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.

Baca Juga: Petani KJA Boyolali Merugi, Fenomena Upwelling Picu Kematian Massal Ikan di Waduk Cengklik

Beruntung, aksi nekat itu cepat diketahui warga. Laporan darurat yang masuk melalui layanan 110 Polres Karanganyar langsung memicu gerak cepat aparat kepolisian dan relawan untuk menyelamatkan korban sebelum situasi berubah menjadi tragedi.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 05.23 WIB. Operator layanan darurat 110 menerima telepon dari seorang warga bernama Dewi yang melaporkan adanya seseorang diduga terjun dari Jembatan Jurug ke kawasan tepian Bengawan Solo.

Tanpa membuang waktu, personel piket Polsek Jaten yang dipimpin Ka SPK Aiptu Mujiono langsung meluncur ke lokasi kejadian. Dengan jarak sekitar tiga kilometer dari markas, petugas tiba di lokasi hanya dalam waktu sekitar lima menit.

Setibanya di lokasi, polisi menemukan seorang pria berinisial WA (28), warga Jungke, Karanganyar, berada di tepian aliran Bengawan Solo dalam kondisi lemas usai diduga melompat dari atas jembatan.

Dari hasil keterangan awal di lapangan, korban diduga nekat melakukan aksi tersebut setelah mengonsumsi minuman keras. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya sejumlah botol miras di sekitar lokasi kejadian.

Tanpa menunggu lama, petugas bersama relawan langsung melakukan proses evakuasi secara hati-hati. Situasi cukup menegangkan karena posisi korban berada di area tepi sungai yang licin dan berbahaya.

Baca Juga: Harga Honda Civic Ferio 1999 Bekas Mei 2026: Sedan Klasik Cuma Rp70 Jutaan yang Jadi Incaran Gen Z

Berkat koordinasi cepat antara polisi dan relawan, korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan sadar. Setelah itu, korban langsung mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain mengevakuasi korban, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi. Di antaranya satu botol minuman keras merek Drum, satu botol bekas berisi ciu, sepasang sandal, telepon genggam, kartu identitas, sepeda motor, hingga kartu anggota perguruan silat milik korban.

Kapolsek Jaten AKP Agus Susilo Utomo menegaskan kecepatan respons terhadap laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya penyelamatan jiwa.

“Layanan darurat 110 hadir untuk memastikan setiap laporan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti. Kecepatan respons di lapangan menjadi bagian penting dari upaya kami dalam menyelamatkan jiwa dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitar. Respons cepat warga yang melapor diduga menjadi faktor utama yang menyelamatkan nyawa korban dari kemungkinan terburuk.

Baca Juga: Cuma Rp27 Jutaan, Yamaha Lexi LX 155 Tawarkan Mesin VVA Aerox dengan Harga Paling Ramah di Kantong

Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor melalui layanan darurat apabila menemukan situasi yang membahayakan keselamatan jiwa. (rud/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#pemuda lompat jembatan jurug #call center 110 #miras #jembatan jurug #percobaan bunuh diri