Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Long Weekend Bikin Pasar Gede Solo Dipadati Wisatawan, Kuliner Legendaris Jadi Buruan

Silvester Kurniawan • Jumat, 15 Mei 2026 | 18:03 WIB
Liburt panjang, Pasar Gede jadi jujugan wisatawan dari Solo maupun luar kota. (M. IHSAN/SOLOBALAPAN.COM)
Liburt panjang, Pasar Gede jadi jujugan wisatawan dari Solo maupun luar kota. (M. IHSAN/SOLOBALAPAN.COM)

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Suasana ramai wisatawan menjadi pemandangan yang umum terlihat di Pasar Gede Solo selama momen cuti bersama dan libur panjang.

Banyak pelancong dari Solo maupun luar daerah sengaja datang untuk menikmati aneka kuliner khas yang menjadi ikon pasar tradisional legendaris tersebut.

Pantauan wartawan kami, keramaian di kawasan Pasar Gede Solo sudah terlihat sejak pagi hari dan terus meningkat hingga siang. Wisatawan tampak memadati lorong pasar hingga kawasan kuliner untuk berburu makanan tradisional khas Solo.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.601 per Dolar AS, Ini Penyebab Tekanan dari Dalam dan Luar Negeri

Beberapa kuliner yang paling banyak diburu di antaranya Es Dawet khas Solo, ketan dan puli dengan taburan bubuk kacang serta siraman juruh atau gula jawa cair, hingga deretan jajanan legendaris lainnya yang telah lama dikenal masyarakat.

“Mumpung libur, jadi pagi jalan-jalan sambil cari sarapan di Solo. Memang sengaja mampir ke Pasar Gede untuk kulineran,” ujar Fransisca Santoso (46), warga Kabupaten Klaten yang datang bersama keluarganya.

Tak hanya wisatawan keluarga, suasana long weekend juga dimanfaatkan sejumlah rombongan warga untuk berwisata sambil bernostalgia menikmati jajanan pasar tradisional.

Salah satunya rombongan Dasa Wisma (Dawis) asal Makamhaji, Sukoharjo yang sengaja berkunjung ke Pasar Gede Solo untuk menikmati suasana khas pasar sekaligus berburu kuliner tempo dulu.

Baca Juga: Dewi Perssik Semprot Aldi Taher Soal Klaim Peran Ayah: Anak Saya Bukan Konsumsi Konten TikTok!

“Mumpung libur, jadi sama rombongan dawis sengaja ke Pasar Gede. Kebetulan sudah lama kami tidak ke sini, jadi sekalian nostalgia sambil cari jajanan tempo dulu,” kelakar Wati (59) bersama rombongannya.

Berdasarkan informasi yang beredar, jumlah kunjungan wisatawan ke Pasar Gede Solo saat musim liburan dapat menembus lebih dari 6.000 orang per hari. Angka tersebut meningkat berkali-kali lipat dibanding hari biasa.

Selain berfungsi sebagai pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, Pasar Gede juga dikenal sebagai destinasi wisata yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan kekayaan kuliner khas Kota Solo.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Arif Handoko, mengatakan Pasar Gede memang menjadi salah satu tujuan utama wisatawan yang datang ke Solo.

“Pasar Gede memang menjadi jujugan banyak wisatawan yang datang ke Solo, baik itu untuk kulineran atau sekadar jalan-jalan untuk mengabadikan momen bersama keluarga,” ujarnya belum lama ini.

Menurutnya, kawasan Pasar Gede dan sekitarnya memiliki daya tarik untuk semua kalangan usia. Wisatawan dewasa cenderung mencari nuansa tradisional dan nostalgia, sedangkan anak muda lebih tertarik dengan spot estetik dan suasana khas kawasan heritage.

Baca Juga: Biodata Rangga Azies, Sosok Pria yang Pamer Foto Mesra dengan Dahlia Poland hingga Diduga Go Public

“Yang dewasa dan tua biasanya cari yang tradisional, kemudian yang anak muda biasanya cari tempat yang estetik atau kekinian, jadi cocok untuk semua usia,” pungkasnya. (ves/an)

 
 
 
Editor : Andi Aris Widiyanto
#pelancong dari Solo #pasar legendaris #liburan panjang #pasar gede solo #pasar tradisional