Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

57 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Dipulangkan, Gagal Berangkat karena Faktor ini

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 12 Mei 2026 | 16:03 WIB
Sebanyak 57 calon jemaah haji Embarkasi Solo dipulangkan karena faktor kesehatan. (ABDUL KHIFID FIRNANDA PUTRA/SOLOBALAPAN.COM)
Sebanyak 57 calon jemaah haji Embarkasi Solo dipulangkan karena faktor kesehatan. (ABDUL KHIFID FIRNANDA PUTRA/SOLOBALAPAN.COM)

BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Sebanyak 57 calon jemaah haji (CJH) di Embarkasi Solo terpaksa dipulangkan ke daerah asal setelah dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.

Data tersebut tercatat hingga Selasa (12/5) pagi dan masih berpotensi bertambah seiring pemeriksaan lanjutan di Asrama Haji Donohudan.

Baca Juga: Kemenag Sragen Ungkap Kendala Renovasi MTs Muhammadiyah 4 Sebelum Atap Ambruk

Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, menjelaskan dari total 57 jemaah yang dipulangkan, empat orang di antaranya merupakan pendamping atau pasangan dari jemaah yang dinyatakan tidak layak terbang. Sesuai prosedur, pendamping wajib ikut dipulangkan apabila jemaah utama batal berangkat.

Penyebab pemulangan beragam, mulai dari kondisi demensia yang terdeteksi saat skrining kesehatan hingga penurunan kondisi fisik secara drastis setelah tiba di asrama haji. Beberapa jemaah bahkan harus menjalani penanganan medis intensif.

“Jadi tidak layak terbang. Karena tidak bisa mendapatkan perawatan saat terbang,” tegas Nabiila.

Menurutnya, faktor kesehatan menjadi syarat utama dalam penyelenggaraan ibadah haji, terutama mengingat perjalanan udara menuju Arab Saudi memakan waktu panjang dan membutuhkan kondisi fisik prima.

Selain 57 jemaah yang telah dipulangkan, PPIH juga mencatat masih ada tujuh jemaah lain yang belum bisa diberangkatkan karena sakit. Empat orang dirujuk ke RSUD Dr. Moewardi Surakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, sementara tiga lainnya masih dirawat di Klinik Kesehatan Embarkasi Solo.

Tim medis terus memantau perkembangan kondisi mereka sebelum menentukan keputusan akhir terkait keberangkatan.

Baca Juga: Boyolali Resmi Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional 2025/2026, Stadion Kebogiro Siap Sambut 64 Besar!

Nabiila menambahkan, seluruh jemaah yang masuk Asrama Haji Donohudan wajib menjalani pemeriksaan kesehatan ulang guna memastikan kesiapan fisik selama menjalankan ibadah haji. Pemeriksaan tersebut meliputi cek tekanan darah, kadar gula darah, fungsi jantung, hingga kondisi psikis jemaah.

Terkait progres pemberangkatan, hingga Selasa pagi PPIH Embarkasi Solo telah menerima 22.653 jemaah yang terbagi dalam 63 kelompok terbang (kloter). Dari jumlah itu, sebanyak 21.499 jemaah sudah diterbangkan ke Arab Saudi dalam 60 kloter.

“Untuk pemberangkatan jemaah haji, hari ini ada dua kloter, kloter 61 dan 62,” tambahnya.

PPIH mengimbau para calon jemaah yang belum berangkat agar menjaga kondisi kesehatan dengan cukup istirahat, memperbanyak konsumsi air putih, serta rutin meminum obat bagi yang memiliki penyakit penyerta.

Keluarga juga diminta aktif mendampingi dan memastikan jemaah mematuhi anjuran tim kesehatan selama berada di asrama haji.

Baca Juga: Atap MTsM Bulu Sragen Ambruk Saat KBM, 8 Korban Dilarikan ke RSUD

Meski gagal berangkat tahun ini, Nabiila memastikan hak berhaji para jemaah tidak hilang. Mereka akan diprioritaskan untuk diberangkatkan pada musim haji berikutnya setelah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat istithah kesehatan. (fid/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#embarkasi solo #embarkasi haji solo #jemaah haji sakit #jemaah haji asal solo #jemaah haji