Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Tragedi Keluarga di Embung Sigit Sragen, Ayah Selamat, Ibu dan Balita Meninggal Dunia

Ahmad Khairudin • Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB
Tragis, Ibu dan balita hanyut di Embung Sigit Sragen. (IST)
Tragis, Ibu dan balita hanyut di Embung Sigit Sragen. (IST)

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Suasana sore di kawasan Embung Sigit berubah mencekam setelah seorang ibu dan anak balitanya tenggelam saat berada di lokasi wisata air tersebut, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban meninggal diketahui bernama Debia Anetta Arabella, balita yang masih duduk di PAUD kelas B. Sementara sang ibu juga dilaporkan meninggal dunia setelah berupaya menyelamatkan anaknya yang tercebur ke embung.

Baca Juga: Honda CB350 Special Edition Resmi Meluncur, Motor Retro Klasik dengan Fitur Modern Paling Stylish dengan Mesin 348cc Tangguh

Dalam peristiwa tragis itu, sang ayah bernama Ifan, warga Karanganyar, berhasil selamat meski mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut.

Kepala Desa Sigit, Wardoyo, mengatakan peristiwa bermula saat keluarga tersebut beraktivitas di sekitar embung pada Minggu sore.

“Biasanya Embung Sigit memang ramai warga yang lari-lari sore. Tapi saat kejadian sekitar pukul 14.30 WIB kondisi masih cukup sepi,” ujar Wardoyo.

Menurut informasi yang dihimpun, sang ibu saat itu sedang berlari mengelilingi embung untuk berolahraga. Sementara Ifan duduk di pinggir embung bersama putrinya.

Namun nahas, balita tersebut diduga terpeleset hingga jatuh ke dalam embung yang memiliki kedalaman cukup tinggi.

Melihat anaknya tenggelam, sang ayah langsung melompat ke air untuk memberikan pertolongan.

Baca Juga: Kejari Karanganyar Sita Barang Bukti dari Rumah Tersangka Korupsi Retribusi PKL

Situasi berubah panik ketika Ifan justru kesulitan berenang dan tak kunjung muncul ke permukaan.

Melihat kondisi itu, sang ibu yang berada tidak jauh dari lokasi langsung terjun ke embung demi menyelamatkan suami dan anaknya.

“Anaknya sudah ditemukan dan dievakuasi, tetapi dalam kondisi meninggal dunia,” lanjut Wardoyo.

Insiden itu memicu kepanikan warga sekitar yang kemudian berdatangan membantu proses evakuasi bersama tim gabungan.

Meski sang ayah berhasil diselamatkan, tragedi tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Solo Raya Naik, Pedagang Pasar Mulai Sepi Pembeli

Diketahui, keluarga tersebut memiliki keterkaitan dengan wilayah Kecamatan Tangen meski berasal dari Karanganyar dan Desa Ngrombo.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait aspek keselamatan di kawasan embung yang kerap dijadikan lokasi olahraga dan rekreasi warga. (din/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#embung sigit sragen #ibu dan balita hanyut di embung #tragedi embung sigit #karanganyar #sragen