Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Gali Makam di Jelok Boyolali, Warga Temukan Keramik Diduga Benda Cagar Budaya

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 4 Mei 2026 | 12:16 WIB
Warga Desa Jelok, Boyolali, menemukan keramik dan tembikar saat menggali makam. (ABDUL KHOFID FIRNANDA PUTRA/SOLOBALAPAN.COM)
Warga Desa Jelok, Boyolali, menemukan keramik dan tembikar saat menggali makam. (ABDUL KHOFID FIRNANDA PUTRA/SOLOBALAPAN.COM)

BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Aktivitas penggalian makam di Dukuh Purwokerto, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Boyolali, justru membuka jejak yang diduga berkaitan dengan masa lalu kawasan tersebut.

Warga menemukan sejumlah benda keramik dan tembikar yang diperkirakan merupakan artefak lama.

Temuan itu terjadi pada Senin (4/5) pagi, saat warga menggali liang lahat untuk pemakaman. Di kedalaman sekitar dua meter, cangkul salah satu warga mengenai benda keras yang kemudian diketahui sebagai keramik.

Baca Juga: Dolanan Lempung di Museum Radya Pustaka, Cara Seru Belajar Sejarah Sambil Main Tanah Liat

Ketua RT setempat, Sapardi, mengatakan setelah temuan pertama, proses penggalian dilakukan lebih hati-hati. Dari satu titik tersebut, warga kembali menemukan beberapa benda lain dalam kondisi relatif utuh.

“Ditemukan dua piring, satu mangkuk, dan satu bejana dari tanah liat. Ada satu mangkuk yang rusak karena terkena alat gali,” ujarnya.

Selain itu, pada kedalaman sekitar satu meter juga ditemukan bejana tembikar. Seluruh benda tersebut berada dalam satu liang yang sama, memunculkan dugaan adanya pola penguburan tertentu di masa lalu.

Temuan Berulang, Baru Kini Dilaporkan

Menariknya, warga mengaku penemuan serupa bukan kali pertama terjadi. Namun sebelumnya, benda-benda yang ditemukan kerap dikubur kembali karena kurangnya pemahaman terkait nilai historisnya.

Baca Juga: Kapolres Sukoharjo Pimpin Apel di Kelurahan Dukuh, Soroti Inovasi Warga dan Keamanan Lingkungan

“Sering ditemukan, tapi dulu tidak dilaporkan. Biasanya dikubur lagi,” kata Sapardi.

Warga juga menyebut pernah menemukan benda lain seperti gelang tembaga dan batu yang menyerupai material bangunan kuno di area pemakaman lain di Desa Jelok.

Pola temuan berulang ini memunculkan dugaan bahwa kawasan tersebut memiliki potensi sebagai situs lama yang belum teridentifikasi secara menyeluruh.

Diduga Benda Cagar Budaya

Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

Baca Juga: Siapa Istri Bambang Nuryatno? Viral Bos Waralaba McD Disebut-sebut Jadi Bos TV hingga Profilnya Dicari

Staf Bidang Kebudayaan, Faried Burhanudin, menyebut temuan tersebut berpotensi masuk kategori benda cagar budaya, meski masih memerlukan kajian lanjutan.

“Dari pengamatan awal, diperkirakan berasal dari sekitar abad ke-19. Namun ini masih perlu penelitian lebih dalam,” jelasnya.

Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah pendataan dan dokumentasi sebelum dilakukan kajian lebih lanjut oleh pihak terkait.

Faried juga mengungkapkan kemungkinan bahwa benda-benda tersebut sengaja dikubur pada masa lalu, mengingat konsistensi temuan di area yang sama.

Potensi Situs dan Tantangan Pelestarian

Baca Juga: Geger Pengasuh Ponpes di Pati Cabuli 50 Santriwati, Siapa Sebenarnya Sosok Kyai Ashari?

Kasus ini membuka dua sisi persoalan. Di satu sisi, terdapat potensi nilai sejarah yang belum tergali secara maksimal. Di sisi lain, minimnya informasi dan sosialisasi membuat temuan sebelumnya justru hilang karena dikubur kembali.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai status lahan maupun kemungkinan pengembangan penelitian arkeologis di lokasi tersebut.

Temuan di Desa Jelok menjadi pengingat bahwa potensi warisan budaya bisa saja tersembunyi di ruang-ruang yang selama ini dianggap biasa. Tanpa penanganan yang tepat, jejak sejarah tersebut berisiko hilang sebelum sempat terungkap secara utuh. (fid/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#benda keramik #tembikar #pengalian makam #benda cagar budaya #boyolali