BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo masih menemukan barang terlarang di dalam koper jemaah haji.
Meski jumlahnya menurun, pelanggaran tetap terjadi dan jemaah yang kedapatan harus membongkar koper mereka.
Barang yang paling sering ditemukan adalah powerbank yang dimasukkan ke dalam koper bagasi besar, padahal benda tersebut dilarang sesuai aturan keselamatan penerbangan.
Baca Juga: Honda PCX dan Yamaha NMax Punya Pesain Baru di 2026! Kymco G7 Resmi Dirilis, Mana yang Lebih Unggul?
Wakil Kepala Bidang Perbekalan sekaligus PIC Humas Embarkasi Solo, David Jafar Saputra, mengungkapkan hingga 22 April pihaknya masih mendapati sejumlah pelanggaran.
“Sampai tanggal 22 April masih ditemukan barang terlarang di koper bagasi, tapi jumlahnya sudah tidak sebanyak awal pemberangkatan,” ujarnya, Rabu (22/4).
Dalam pemeriksaan terakhir, petugas bahkan masih menemukan satu jemaah yang menyimpan powerbank di koper besar. Jemaah tersebut langsung diminta membuka koper untuk mengeluarkan barang terlarang.
Menurut David, penurunan jumlah temuan tidak lepas dari intensitas sosialisasi yang terus dilakukan kepada jemaah sebelum keberangkatan. Namun, pihaknya tetap akan memperketat pengawasan.
“Yang paling sering kami tekankan memang powerbank, karena masih banyak yang belum paham atau lupa,” jelasnya.
PPIH juga menggandeng kantor Kementerian Haji dan Umrah di tingkat kabupaten/kota untuk memperluas edukasi terkait daftar barang yang tidak boleh dibawa.
Selain powerbank, jemaah juga diimbau tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar guna menghindari risiko kehilangan.
“Kalau sampai hilang, yang dirugikan jemaah sendiri,” tambahnya.
David menjelaskan, larangan membawa barang tertentu mengacu pada regulasi maskapai penerbangan demi menjamin keselamatan selama perjalanan. Barang lain yang termasuk larangan antara lain benda tajam, bahan peledak, perhiasan berlebihan, hingga rokok dalam jumlah tertentu.
Meski demikian, untuk koper bagasi besar, jemaah tetap diperbolehkan membawa pakaian, perlengkapan ibadah seperti ihram dan sajadah, serta kebutuhan pribadi lainnya. Benda tajam seperti gunting masih diperbolehkan masuk bagasi, namun tidak boleh dibawa ke kabin.
Sementara itu, operasional pemberangkatan haji di Embarkasi Solo terus berjalan. Hingga Kamis (23/4) pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 2.159 calon jemaah haji dari enam kelompok terbang (kloter) telah tiba di Asrama Haji Donohudan.
Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, menyebutkan dari jumlah tersebut, sebanyak empat kloter atau 1.074 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Untuk hari ini, dijadwalkan tiga kloter kedatangan dan tiga kloter keberangkatan dari Embarkasi Solo, masing-masing berasal dari sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, Purbalingga, dan Pemalang.
Baca Juga: Korban Terjerat Kabel Wi-Fi di Sragen Belum Dapat Ganti Rugi, MyRepublic Sebut Terkendala Prosedur
Di sisi lain, terdapat 10 calon jemaah haji yang saat ini menjalani perawatan karena sakit di Embarkasi Solo.
PPIH menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan edukasi agar seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar tanpa kendala, terutama yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan. (din/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto