Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Sejumlah Sekolah di Sukoharjo Terdampak Banjir, KBM Diliburkan

Iwan Kawul • Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB
Kadisdik Sukoharjo Havid Danang PW, pantau kondisi SD Madegondo 2, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. (IWAN KAWUL/SOLOBALAPAN.COM)
TERJUN : Kadisdik Sukoharjo Havid Danang PW, pantau kondisi SD Madegondo 2, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. (IWAN KAWUL/SOLOBALAPAN.COM)

 

SUKOHARJO, SOLOBALAPAN.COM – Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukoharjo sejak Selasa (14/4) sore hingga malam memicu banjir di sejumlah titik.

Dampaknya tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga puluhan sekolah, sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) pada Rabu (15/4) terpaksa diliburkan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara, sekolah terdampak tersebar di beberapa kecamatan dengan kondisi bervariasi, mulai dari halaman tergenang hingga air masuk ke ruang kelas.

Baca Juga: Ini Awal Mula Grup WhatsApp Mesum 16 Mahasiswa FH UI Terbentuk, Ada 7 Dosen Perempuan yang Ikut-ikutan Jadi Korban Pelecehan!

“Untuk sementara, murid di sekolah-sekolah terdampak kami liburkan karena kondisi tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujarnya, Rabu (15/4).

Di Kecamatan Grogol, sejumlah sekolah yang terdampak antara lain SDN Sanggrahan 01 yang airnya masuk ke ruang guru dan kelas, SDN Cemani 05 dengan halaman terendam, serta SDN Langenharjo 03, SDN Madegondo 03, dan SDN Telukan 03. Selain itu, SMPN 2 Grogol juga ikut terdampak.

Sementara di Kecamatan Baki, genangan air terpantau lebih luas. SDN Bakipandeyan 1 mengalami banjir di akses masuk dan area parkir, SDN Purbayan 02 terdampak di area kantin, dan SDN Purbayan 01 bahkan terendam hingga setinggi lutut orang dewasa yang masuk ke ruang kelas dan rumah penjaga.

Kondisi cukup parah terjadi di SDN Duwet 02, di mana air menggenangi ruang kelas, ruang guru, hingga toilet siswa. Di SDN Duwet 01, banjir juga masuk ke rumah dinas dan toilet, sementara halaman masih tergenang.

Banjir turut merendam hampir seluruh area SDN Gentan 02, mencakup ruang kelas dari kelas 1 hingga 6, ruang guru, ruang kepala sekolah, hingga rumah penjaga.

Baca Juga: Dituding Jadi Teman VCS Alexander Assad, Tri Indah R alias Keyndah Kini Balik Serang Clara Shinta Rp10,7 M

Sedangkan di SDN Gentan 01, air menggenangi dari gerbang hingga ke dalam beberapa ruang kelas, termasuk kantin, dapur guru, kamar mandi, dan ruang gamelan.

Di Kecamatan Gatak, dampak banjir juga dirasakan sejumlah sekolah, di antaranya SDN Krajan 02 dengan genangan setinggi sekitar 60 sentimeter, SDN Blimbing 01 dan SDN Krajan 01 yang seluruh halamannya terendam, serta SDN Sraten 01.

Havid menegaskan, pihaknya terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan sekolah-sekolah terdampak guna memastikan keselamatan siswa serta kesiapan sarana prasarana sebelum KBM kembali digelar.

“Kami prioritaskan keselamatan siswa dan guru. Sekolah akan dibuka kembali setelah kondisi benar-benar aman dan memungkinkan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau pihak sekolah untuk segera melakukan pembersihan lingkungan serta pengecekan fasilitas yang terdampak banjir sebelum aktivitas belajar kembali dimulai. (kwl/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#banjir sukoharjo #hujan deras dengan intensitas tinggi #kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten sukoharjo #sekolah di sukoharjo kebanjiran