Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Halalbihalal APTISI Solo Raya, PTS Perkuat Kolaborasi dan Jejaring Internasional

Andi Aris Widiyanto • Kamis, 9 April 2026 | 13:50 WIB
Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Harun Joko Prayitno, memberikan sambutan dalam acara Halalbihalal APTISI Solo Raya. (UMS For SOLOBALAPAN.COM)
Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Harun Joko Prayitno, memberikan sambutan dalam acara Halalbihalal APTISI Solo Raya. (UMS For SOLOBALAPAN.COM)

 

SURAKARTA, SOLOBALAPAN.COM – Halalbihalal Keluarga Besar Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Komisariat II Surakarta menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Solo Raya. 

Kegiatan ini digelar di Hotel Sunan Surakarta, Kamis (9/4), dan dihadiri pimpinan dari 35 PTS.

Selain sebagai ajang silaturahmi, forum ini dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman, memperkuat jejaring, serta merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi swasta, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: Usai Tinggalkan YG, AKMU Comeback dengan Album “Flowering”: Era Baru Dimulai!

Ketua APTISI Komisariat II Surakarta, Singgih Purnomo, menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang konsolidasi bersama.

“Silaturahmi ini menjadi kesempatan bagi kita untuk berbagi praktik terbaik, memperkuat kolaborasi, dan menyiapkan langkah strategis bagi kemajuan PTS di Solo Raya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan capaian penting berupa kunjungan kerja delegasi APTISI Jawa Tengah ke luar negeri.

Sebanyak 22 peserta dilaporkan telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah institusi pendidikan di Filipina dan Taiwan, sebagai upaya memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kerja sama akademik lintas negara.

Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, yang mendorong penguatan sinergi antara PTS dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Lini Depan Mandul? Milo Tuntut Seluruh Pemain Persis Solo Lebih Tajam

Kolaborasi tersebut difokuskan pada riset bersama melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), khususnya di bidang tata kelola kota, kesehatan, serta pengembangan teknologi dan inovasi.

Astrid juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program “Rumah Siap Kerja” guna menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI, Aisyah Endah Palupi, memaparkan substansi Peraturan Menteri Nomor 52 Tahun 2025. Regulasi tersebut menekankan penyederhanaan birokrasi karier dosen, penguatan sistem penjaminan mutu, serta fleksibilitas Beban Kinerja Dosen (BKD) untuk mendorong otonomi riset.

Dalam tausiyahnya, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Harun Joko Prayitno, mengajak pimpinan PTS untuk menanamkan tiga pilar utama dalam bekerja, yakni ikhlas, profesional, dan tuntas.

Menurutnya, keikhlasan menjadi fondasi spiritual yang harus diiringi profesionalisme dan penyelesaian tugas secara maksimal agar menghasilkan kinerja terbaik.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas dosen menjadi faktor kunci agar PTS mampu bersaing dengan perguruan tinggi negeri (PTN).

Baca Juga: Pelajar Jadi Tersangka Duel Maut di Sragen, Dipicu Saling Ejek di Depan Toilet

“Infrastruktur pendidikan yang baik tidak akan berarti tanpa kualitas pendidik yang mumpuni. Dosen adalah lokomotif yang menggerakkan kemajuan institusi dan mahasiswa,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, APTISI Komisariat II Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antar PTS, memperluas jejaring global, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi di Solo Raya secara berkelanjutan. (an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#halalbihalal #Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTSI) #rektor ums Harun Joko Prayitno #um #pts