Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kuota Haji Sragen 2026 Naik Drastis Jadi 1.141 Jemaah, Antrean Kini Lebih Singkat

Ahmad Khairudin • Senin, 6 April 2026 | 11:19 WIB
Kuota haji Sragen 2026 melonjak menjadi 1.141 jemaah.(Dok. RASO)
Kuota haji Sragen 2026 melonjak menjadi 1.141 jemaah.(Dok. RASO)

 

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Kabar menggembirakan datang bagi calon jemaah haji di Kabupaten Sragen. Pada musim haji 2026, kuota pemberangkatan jemaah mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 1.141 orang.

Angka ini meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang tidak sampai menyentuh 900 jemaah. Lonjakan ini menjadi angin segar di tengah panjangnya antrean haji yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah Sragen, Sutikno, membenarkan adanya peningkatan kuota tersebut.

Baca Juga: Dulu Co-Parenting Kini Saling Serang, Ini Awal Mula Masalah Rachel Vennya dan Okin alias Niko Al Hakim yang sedang Memanas

“Alhamdulillah, tahun ini Sragen memberangkatkan 1.141 jemaah. Jika dibandingkan tahun kemarin yang tidak sampai 900 orang, ini kenaikan yang sangat berarti,” ujarnya.

Tak hanya soal jumlah, kesiapan administrasi juga menunjukkan progres positif. Seluruh dokumen penting seperti paspor hingga kelengkapan berkas jemaah disebut telah rampung 100 persen bahkan sebelum Ramadan.

“Paspor sudah selesai semua. Untuk pelunasan biaya haji, alhamdulillah juga sudah mencapai 100 persen,” tambahnya.

Memasuki pasca-Idulfitri, tahapan berikutnya yang harus dijalani para calon jemaah adalah pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi meningitis. Proses ini akan dikoordinasikan melalui dinas kesehatan dan puskesmas di masing-masing kecamatan.

Sementara itu, pelaksanaan bimbingan manasik haji sebagian besar telah diselesaikan sebelum Ramadan, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Pendalaman materi masih terus berlangsung melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), seperti KBIH Al-Hikmah serta sejumlah wilayah lain, termasuk Gemolong.

Baca Juga: Begini Kronologi Laporan Warga Jakarta di Aplikasi JAKI yang Malah Dibalas Foto Bikinan AI: Kini Viral, Netizen Auto Resah!

Kabar baik lainnya datang dari sisi masa tunggu keberangkatan. Berkat kebijakan pemerataan kuota nasional oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, antrean haji di Sragen kini mengalami penurunan cukup signifikan.

“Dulu masa tunggu bisa mencapai 34 hingga 35 tahun. Sekarang menjadi sekitar 26 tahun karena sudah diratakan secara nasional,” jelas Sutikno.

Kebijakan ini dinilai menciptakan sistem antrean yang lebih adil antar daerah, sekaligus meningkatkan kepastian bagi calon jemaah.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, prosedur tetap sama seperti sebelumnya. Calon jemaah cukup melakukan setoran awal sebesar Rp25 juta untuk mendapatkan nomor porsi keberangkatan.

Dengan peningkatan kuota dan pemangkasan masa tunggu ini, peluang masyarakat untuk menunaikan ibadah haji kini semakin terbuka lebar. (din/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#antrean haji #peningkatan kuota #calon jemaah haji #kuota haji #kabupaten sragen