Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Museum Sangiran danWisata Gunung Kemukus Jadi Favorit Wisatawan di Sragen

Andi Aris Widiyanto • Senin, 30 Maret 2026 | 14:08 WIB
Museum Sangiran tetap favorit wisatawan. (ISTIMEWA)
Museum Sangiran tetap favorit wisatawan. (ISTIMEWA)

 

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Sektor pariwisata Kabupaten Sragen menunjukkan lonjakan signifikan pada momentum libur Idulfitri 2026.

Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) mencatat kenaikan kunjungan wisatawan hingga 37 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Lonjakan ini terlihat dari perbandingan data kunjungan pada 4–11 April 2025 dengan periode 22–29 Maret 2026. Tren positif tampak kuat, terutama pada destinasi berbasis warisan dunia dan desa wisata.

Kepala Disparpora Sragen, Yusep Wahyudi, mengungkapkan hingga evaluasi terakhir, total kunjungan wisatawan telah mencapai 45.668 orang.

Baca Juga: Marc Marquez Tak Dapat Podium usai Lakukan Kesalahan di MotoGP Amerika 2026, Ini Klasemen Terbarunya!

“Kami melihat antusiasme yang luar biasa. Hingga data terakhir, ada 10.983 pengunjung ke objek wisata kelolaan Pemkab, termasuk 123 turis mancanegara. Sementara desa wisata menyumbang 23.702 pengunjung lokal,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Sangiran Masih Jadi Primadona

Destinasi berbasis warisan budaya dunia, Museum Sangiran, tetap menjadi magnet utama wisatawan dengan jumlah kunjungan menembus lebih dari 5.000 orang dalam sepekan terakhir.

Di posisi berikutnya, Wisata Gunung Kemukus mencatat lebih dari 2.000 pengunjung. Disusul Pemandian Air Panas Bayanan dan kolam renang Kartika yang juga ramai dikunjungi wisatawan.

“Passport Javamen” Curi Perhatian

Baca Juga: Indonesia Berduka! Prajurit TNI Kontingen Garuda Gugur di Lebanon Akibat Serangan Artileri, Kemlu Desak Investigasi Total

Di balik lonjakan ini, terdapat strategi promosi baru yang terbukti efektif menarik minat wisatawan. Salah satunya adalah program Passport Javamen Challenge.

Program ini menawarkan pengalaman wisata interaktif dengan sistem pengumpulan stempel di tiga titik utama, yakni Sangiran, Pasar Bahulak, dan SIKK.

“Kami cukup terkejut dengan antusiasmenya. Cetakan pertama sebanyak 1.000 paspor langsung habis. Wisatawan sangat menikmati pengalaman berburu stempel ini,” jelas Yusep.

Ke depan, Disparpora berencana mencetak ulang paspor dengan desain yang lebih menarik serta menggandeng pihak hotel untuk mendorong wisatawan tinggal lebih lama di Sragen.

Siapkan Event Besar

Melihat tren positif ini, Pemkab Sragen mulai menyiapkan agenda besar untuk menjaga momentum pertumbuhan pariwisata. Salah satu yang direncanakan adalah penyelenggaraan Festival Balon Udara di kawasan Gunung Kemukus, Sumberlawang.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata Sragen sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan pada periode libur mendatang. (din/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#kunjungan wisatawan #libur idul fitri 2026 #kepala disparpora sragen #turis mancanegara #wisata gunung kemukus #objek wisata #Museum Sangiran #kabupaten sragen #pariwisata