Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Wali Kota Respati Ardi Lantik Pejabat Baru, Tekankan Loyalitas pada Masyarakat

Silvester Kurniawan • Selasa, 3 Februari 2026 | 16:21 WIB

Wali Kota Surakarta Respati Ardi  melantik tujuh kepala OPD baru dan merotasi 202 ASN.
Wali Kota Surakarta Respati Ardi melantik tujuh kepala OPD baru dan merotasi 202 ASN.

SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Pemerintah Kota Surakarta melantik tujuh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sekaligus merotasi 202 aparatur sipil negara (ASN), Selasa (3/2) siang.

Langkah ini disebut sebagai upaya memperkuat tata kelola birokrasi agar lebih profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi menegaskan, total terdapat 209 ASN yang menempati posisi baru, termasuk tujuh pejabat hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama akhir 2025 lalu.

Baca Juga: Janji Manis Dimitri Lima untuk Persis Solo: Ikuti Taktik Pelatih dan Mati-matian Ubah Papan Klasemen

“Kita dituntut meningkatkan kepercayaan publik. Panjenengan memiliki kendali atas sistem birokrasi. Jangan loyal pada orang atau jabatan politik, jangan loyal pada saya, tetapi loyallah pada masyarakat,” tegas Respati dalam sambutannya.

Tujuh Kepala OPD Dilantik

Berdasarkan data pelantikan, tujuh pejabat yang resmi memimpin OPD antara lain:

Baca Juga: Proyek KDMP Kedungwaduk Dibangun di Eks Sawah, Kades Yakin Aman karena PSN

Sementara 202 ASN lainnya merupakan pejabat eselon II hingga IV yang mengalami pergeseran tugas di lingkungan Pemkot Surakarta.

Respati juga memperkenalkan konsep birokrasi “BERSERI” yakni Bersih dari politik, Sehat secara fisik, Rapi, dan Indah. “Mari membangun Surakarta dengan sebijaksana mungkin untuk mencapai birokrasi yang BERSERI,” ujarnya.

Rotasi Terbesar dalam Sejarah Pemkot

Menariknya, rotasi kali ini disebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Pemkot Surakarta. Banyak ASN dipindahkan dari posisi kewilayahan ke dinas teknis maupun sebaliknya.

Baca Juga: Kenapa Dharma Pongrekun Viral usai Epstein Files Dirilis? Warganet Rame-rame Minta Maaf, Kini Kompak Pilih Pindah Haluan

“Yang belum punya pengalaman wilayah harus ke wilayah, yang belum punya pengalaman internal harus ke internal. Biar semua ASN punya pengalaman lengkap,” jelas Respati.

Sekretaris Daerah Kota Surakarta Budi Murtono menambahkan, masifnya rotasi baru bisa dilakukan tahun ini karena adanya pembatasan aturan sebelumnya.

“Hampir satu tahun tidak ada pelantikan. Aturannya, enam bulan sebelum masa jabatan wali kota berakhir tidak boleh melantik, begitu juga enam bulan pertama wali kota baru. Selain itu, ASN yang sudah dilantik tidak boleh dirotasi sebelum dua tahun, kecuali melalui seleksi terbuka,” terangnya.

Pemkot berharap formasi baru ini mampu mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan di Kota Solo. (ves/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#kota surakarta #Walikota Surakarta #Respati Ardi #kepala dinas #organisasi perangkat daerah #pelantikan