Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Perampokan Sadis di Boyolali: Bocah 6 Tahun Jadi Korban, Ibu Kritis Dibacok

Abdul Khofid Firmanda Putra • Jumat, 30 Januari 2026 | 09:09 WIB

Suasana rumah korban perampokan disertai kekerasan di Karanggede
Suasana rumah korban perampokan disertai kekerasan di Karanggede

BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Suasana sore di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis (29/1), berubah menjadi duka mendalam.

Sebuah rumah sederhana yang berada agak terpencil mendadak menjadi saksi tragedi pencurian dengan kekerasan yang merenggut nyawa seorang anak perempuan berusia enam tahun.

Perampok menyatroni rumah yang hanya dihuni seorang ibu bersama dua anak perempuannya.

Aksi brutal itu berakhir tragis. Anak kedua berinisial AO (6) ditemukan tak bernyawa di lokasi kejadian, sementara sang ibu, D (33), mengalami luka bacok serius di bagian kiri tubuhnya dan harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Baca Juga: Lebaran Muhammadiyah dan Pemerintah Jatuh Tanggal Berapa? Sudah Tetapkan, Potensi Serentak atau Beda Hari?

Kepala Desa Pengkol, Suripno, mengatakan peristiwa mengerikan tersebut pertama kali diketahui warga sekitar sekitar pukul 15.30 WIB, setelah suasana rumah korban yang biasanya sunyi mendadak mengundang kecurigaan.

“Korban anak keduanya meninggal dunia di rumah. Ibunya mengalami luka bacok cukup parah dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Suripno saat ditemui Kamis (29/1) malam.

Kapolsek Karanggede, AKP S Widodo, membenarkan adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut. Dari hasil awal olah tempat kejadian perkara (TKP), terdapat dua korban dalam peristiwa ini.

“Telah terjadi tindak pidana pencurian disertai kekerasan. Dari hasil olah TKP, satu korban anak-anak meninggal dunia di lokasi, sementara ibu kandung korban saat ini dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan puluhan warga berdatangan, sebagian hanya terdiam, sebagian lain berbisik lirih menyaksikan rumah yang kini dipasangi garis polisi. Aparat kepolisian berjaga ketat untuk mengamankan TKP dan mencegah warga mendekat.

AKP S Widodo menambahkan, pihak kepolisian telah mensterilkan lokasi dan akan melanjutkan olah TKP secara lebih mendalam pada Jumat (30/1) pagi.

“Olah TKP lanjutan akan kami lakukan besok. Untuk rekan-rekan media, mohon bersabar karena proses penyelidikan masih berjalan,” imbuhnya.

Baca Juga: Bobotoh Kecewa! Laga Persib Bandung vs Persis Solo Tak Tayang di Indosiar, Layvin Kurzawa Dipastikan Absen

Berdasarkan keterangan warga sekitar, keluarga korban diketahui hanya tinggal bertiga di rumah tersebut. Sang suami dan ayah korban tengah merantau ke Singkawang, Kalimantan.

Kondisi rumah yang relatif terpencil—berjarak sekitar 20 meter dari rumah tetangga terdekat dan diapit pepohonan jati—diduga membuat pelaku leluasa menjalankan aksinya tanpa diketahui warga.

Kini, rumah sunyi di tengah pepohonan itu bukan lagi sekadar tempat tinggal, melainkan saksi bisu dari tragedi yang meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan warga Desa Pengkol. (fid/*an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#perampokan #perampokan di karanggede #aksi brutal #luka bacok #kabupaten boyolali #perampokan sadis #perampok #kecamatan karanggede