Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Solo Bergetar Dua Kali! Dari Pacitan Hingga Gunungkidul, Inilah Detail Peristiwa Gempa yang Mengejutkan Warga Kota Bengawan di Pagi dan Siang Ini!

Damianus Bram • Selasa, 27 Januari 2026 | 14:03 WIB
Estimasi gempa bumi magnitudo 4.2.
Estimasi gempa bumi magnitudo 4.2.

SOLOBALAPAN.COM – Masyarakat Kota Solo dan sekitarnya dikagetkan oleh getaran gempa yang dirasakan sebanyak dua kali pada Selasa, (27/1/2026).

 

Setelah sebelumnya sempat merasakan getaran dari wilayah Pacitan pada pagi hari, warga kembali merasakan lindu yang berpusat di Gunungkidul, DIY, pada siang harinya.

Meski tidak berpotensi tsunami, intensitas gempa yang beruntun ini memicu kewaspadaan bagi warga di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Gempa Siang Hari: Berpusat di Gunungkidul

Baca Juga: Hasil Dokter Jadi Kunci! Polisi Pastikan Tak Ada Autopsi untuk Lula Lahfah: Enam Saksi Diperiksa, Fokus pada Riwayat Penyakit RSPI!

Dilansir dari RadarSolo.com, guncangan terbaru terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Melansir data awal, gempa ini bermagnitudo 4,2 dengan pusat gempa berada di daratan, berjarak sekitar 14 kilometer dari Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Getarannya terasa cukup nyata oleh warga Solo yang sedang beraktivitas di dalam ruangan.

Gempa Pagi Hari: Guncangan 5,5 M dari Pacitan

Beberapa jam sebelumnya, tepatnya pukul 08.20 WIB, warga Solo Raya juga merasakan getaran yang lebih kuat.

Berdasarkan analisis BMKG, gempa tersebut bermagnitudo 5,5 M yang berlokasi di 25 kilometer Timur Laut Pacitan, Jawa Timur.

Karena titik pusatnya berada di kedalaman 105 kilometer (gempa menengah), getarannya menjangkau wilayah yang sangat luas, mulai dari Pacitan, Wonogiri, hingga masuk ke jantung Kota Solo.

Analisis BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Meskipun terjadi dua kali dalam rentang waktu singkat, BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Kedalaman pusat gempa di Pacitan yang cukup jauh di bawah permukaan bumi (105 km) menjadi faktor utama aman dari risiko tsunami.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan yang signifikan di wilayah Solo.

Namun, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (dam)

Imbauan BMKG:

Editor : Damianus Bram
#gempa #gunungkidul #bmkg #solo