KARANGANYAR, SOLOBALAPAN.COM – Upaya pencarian pendaki Bukit Mongkrang yang hilang, Yazid Ahmad Firdaus (26), hingga hari kelima operasi masih belum membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian dengan berbagai metode, termasuk membuka ruang ikhtiar melalui pendekatan spiritual, Jumat (23/1/2026).
Yazid, warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, dilaporkan hilang sejak Minggu (18/1) saat mendaki Bukit Mongkrang bersama tiga rekannya. Hingga kini, keberadaan survivor belum diketahui.
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan seluruh upaya telah dilakukan untuk menemukan Yazid. Selain pengerahan tim SAR, relawan, drone, anjing pelacak, serta personel dengan keahlian vertical rescue, tim pencari juga menampung informasi dari pendekatan spiritual.
“Semua ikhtiar kami lakukan. Hari ini ada empat orang yang membantu pencarian dengan pendekatan spiritual. Ini bagian dari usaha bersama, dengan harapan survivor bisa segera ditemukan,” kata Hendro.
Keempat orang tersebut diantar relawan hingga Pos 2 dan Pos 3 untuk melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu dalam proses pencarian. Informasi yang diperoleh selanjutnya akan dikompilasi dan dikaji oleh tim di lapangan.
“Kami terbuka terhadap setiap informasi, termasuk dari pendekatan spiritual. Tujuannya satu, Yazid bisa segera ditemukan,” imbuhnya.
Hendro menyebutkan, faktor cuaca masih menjadi kendala utama. Hujan, angin kencang, serta kabut tebal kerap menyelimuti kawasan Bukit Mongkrang yang berada di lereng selatan Gunung Lawu.
Hingga hari kelima pencarian, tim belum menemukan barang-barang milik Yazid yang diduga tercecer di jalur pendakian.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga hari ketujuh sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Sesuai SOP, pencarian dilakukan selama tujuh hari. Harapan kami, sebelum hari ketujuh, survivor sudah berhasil ditemukan,” ujarnya.
Selama proses pencarian, kelelahan dialami para relawan dan petugas. Untuk menjaga kondisi fisik tim, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Tawangmangu memberikan dukungan berupa suplemen kesehatan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Yazid mendaki Bukit Mongkrang bersama Salman, Cahya, dan Riyan pada Minggu (18/1) pagi. Mereka berangkat sekitar pukul 06.30 WIB dan tiba di puncak sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat perjalanan turun, rombongan terpisah di sekitar Pos 3. Salman dan Cahya tiba lebih dulu di basecamp, disusul Riyan.
Namun Yazid yang berada di urutan berikutnya tidak kunjung tiba, hingga akhirnya dilaporkan hilang ke basecamp pendakian di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu. (rud/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto