Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Sholat Jumat di Masjid Cipto Mulyo, Pakubuwono XIV Sebut Upaya Nguri-uri Masjid Keraton

Abdul Khofid Firmanda Putra • Jumat, 23 Januari 2026 | 15:12 WIB

Pakubuwono XIV Hangabehi melaksanakan sholat Jumat di Masjid Cipto Mulyo Pengging Boyolali sebagai upaya nguri-uri masjid peninggalan Keraton Surakarta.
Pakubuwono XIV Hangabehi melaksanakan sholat Jumat di Masjid Cipto Mulyo Pengging Boyolali sebagai upaya nguri-uri masjid peninggalan Keraton Surakarta.

BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Pakubuwono XIV Hangabehi melaksanakan sholat Jumat di Masjid Cipto Mulyo, Pengging, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Jumat (23/1).

Kehadiran Raja Keraton Surakarta tersebut disebut sebagai bagian dari upaya nguri-uri atau merawat masjid peninggalan Keraton Solo.

Didampingi sejumlah abdi dalem, Pakubuwono XIV Hangabehi menempati saf paling depan. Rombongan tiba di Masjid Cipto Mulyo sekitar pukul 11.40 WIB dan langsung memasuki area masjid untuk bersiap mengikuti ibadah sholat Jumat.

Usai sholat, Hangabehi menjelaskan bahwa pelaksanaan sholat Jumat di luar lingkungan Keraton merupakan agenda yang secara rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masjid-masjid bersejarah milik Keraton.

Baca Juga: Superflu Disebut Lebih Berat dari Flu Biasa, Begini Cara Pencegahan Menurut Dokter

“Seperti yang sudah-sudah, rangkaian jumatan memang dilakukan di luar. Tujuannya sambil nguri-uri masjid kagungan dalem Keraton. Salah satunya Masjid Cipto Mulyo ini,” ujar Hangabehi.

Masjid Cipto Mulyo sendiri merupakan masjid peninggalan Sri Susuhunan Pakubuwono X (PB X) yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi Keraton Surakarta dan masyarakat Pengging.

Disinggung mengenai kondisi Keraton Surakarta saat ini, Hangabehi menyebut persoalan internal Keraton merupakan ranah para sesepuh.

Ia menegaskan akan tetap mengikuti aturan adat serta ketentuan dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait penunjukan KGPA Tedjowulan sebagai pelaksana pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan Keraton.

Terkait pertemuan antara KGPH Puroboyo dengan Wakil Ketua DPR RI Ahmad Sufmi Dasco Ahmad, Hangabehi berharap kerukunan di lingkungan Keraton Solo tetap terjaga.

“Harapannya semuanya bisa musyawarah, guyub rukun. Supaya peran pemerintah juga bisa membantu Keraton, terutama untuk revitalisasi. Bangunan Keraton memang membutuhkan sentuhan dan kajian dari pemerintah,” lanjutnya.

Menurut Hangabehi, revitalisasi bangunan Keraton tidak dapat dilakukan secara mandiri karena memerlukan perlakuan khusus serta kajian teknis yang mendalam.

Sementara terkait pengelolaan dana hibah, ia memilih tidak memberikan komentar karena hal tersebut bukan menjadi kewenangannya.

Baca Juga: TWO TOUGH GUYS! Donald Trump Puji Prabowo di Davos: Momen Hangat Tepuk Pundak Saat Penandatanganan Piagam Perdamaian Gaza Jadi Viral!

Usai sholat Jumat, Pakubuwono XIV Hangabehi menyempatkan diri berfoto bersama takmir Masjid Cipto Mulyo. Ia juga melayani permintaan warga untuk bersalaman dan berfoto bersama.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Cipto Mulyo, Zaenal Abidin, mengaku sangat senang dan merasa terhormat atas kehadiran Pakubuwono XIV Hangabehi yang melaksanakan sholat Jumat bersama warga di masjid bersejarah tersebut.

“Sepengetahuan saya, sepanjang sejarah raja-raja Keraton Solo, baru Pakubuwono XIV yang melaksanakan sholat Jumat di Masjid Cipto Mulyo. Ini menjadi keistimewaan tersendiri bagi kami,” ungkap Zaenal.

Meski tidak menyampaikan pesan khusus, kehadiran Hangabehi diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan Masjid Cipto Mulyo yang telah berdiri sejak 1905 tersebut. (fid/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#KGPA Tedjowulan #Wakil Ketua DPR RI Ahmad Sufmi Dasco #keraton solo #masjid cipto mulyo pengging #Paku Buwono XIV Hangabehi #KGPH Purboyo #PB X