BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Sebuah truk bermuatan lembaran triplek terguling di Jalur Lingkar Selatan (JLS) Boyolali, Rabu (21/1) dini hari.
Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi akibat sopir kurang menguasai medan jalan, khususnya saat melintasi tikungan.
Truk bernomor polisi AD 0311 OA itu terguling sekitar pukul 04.30 WIB, mengakibatkan muatan triplek tumpah dan berserakan hingga menutup sebagian badan jalan serta sisi luar JLS.
Sopir truk, Marno, mengungkapkan dirinya tengah mengirim lembaran triplek menuju Cepogo, Boyolali. Truk diketahui berangkat dari Serang, Banten.
“Jalannya miring. Saya tidak ngantuk, sebelumnya sudah sempat tidur di terminal lama,” ujar Marno saat ditemui di lokasi sambil membereskan sisa muatan, Rabu pagi.
Ia mengaku sudah beberapa kali melintasi JLS Boyolali, namun baru kali ini mengantar muatan ke wilayah Cepogo. Menurut pengakuannya, truk membawa muatan sekitar 25 ton lembaran triplek.
Insiden tersebut sempat menimbulkan kemacetan ringan dari arah Solo menuju Semarang. Untuk mengurai kepadatan, petugas kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan melalui jalur lama di sekitar tikungan JLS.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Satu unit kendaraan derek dikerahkan untuk mengevakuasi truk agar kembali berdiri, sementara material triplek yang tumpah masih menunggu alat berat berupa forklift.
Diketahui, posisi truk yang terguling berada di sisi timur jalan dan menutup sekitar setengah badan jalur JLS. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. (fid/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto