Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Hujan Deras Picu Longsor, Jalur Selo–Gladagsari Boyolali Sempat Terputus

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 19 Januari 2026 | 13:38 WIB

Hujan deras selama tiga hari menyebabkan longsor menutup jalur Selo–Gladagsari Boyolali.
Hujan deras selama tiga hari menyebabkan longsor menutup jalur Selo–Gladagsari Boyolali.

BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Boyolali selama tiga hari berturut-turut berujung pada longsor yang menutup salah satu akses utama jalur Selo–Gladagsari, Minggu (18/1) petang. Akibatnya, arus lalu lintas dari dan menuju kawasan Selo sempat terputus.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Boyolali, Suratno, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Dukuh Tarubatang, RT 06 RW 03, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo.

“Kejadiannya sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB. Wilayah Selo memang diguyur hujan beberapa hari terakhir,” ujar Suratno, Senin (19/1).

Menurutnya, selama tiga hari terakhir hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat dan berdurasi lama, bahkan kerap melebihi tiga jam. Kondisi tersebut membuat struktur tanah di kawasan tebing melemah hingga akhirnya longsor.

Baca Juga: Trik Cerdik Alaeddine Ajaraie! Nomor Punggung 14 Favoritnya Dipensiunkan untuk Legenda Ismed Sofyan, Bomber Baru Persija Pilih Angka Terbalik

Material longsoran berupa tanah dan batuan dari lereng atas menutup badan jalan secara total. Jalur penghubung Selo–Gladagsari pun tidak bisa dilalui, memaksa pengguna jalan untuk memutar melalui jalur alternatif yang lebih jauh.

“Intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama membuat kondisi tanah di area tebing menjadi sangat rawan longsor,” tambah Suratno.

Hasil kajian Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Boyolali mencatat material longsoran memiliki panjang sekitar 10 meter, lebar 5 meter, dan ketebalan mencapai dua meter.

Untuk membuka kembali akses jalan, BPBD Boyolali segera melakukan mobilisasi alat berat berupa excavator. Proses pembersihan dilakukan hingga malam hari.

“Pembersihan material longsoran sudah selesai tadi malam dan akses jalan saat ini sudah kembali normal,” jelasnya.

Baca Juga: Dalam Bahaya? SBY Peringatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga: Desak PBB Gelar Sidang Darurat Sebelum Peradaban Musnah!

Dalam penanganan di lapangan, BPBD Boyolali turut dibantu personel TNI, Polri, serta truk tangki milik PMI untuk membersihkan sisa material dan memastikan jalur aman dilalui.

BPBD mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan di wilayah pegunungan Selo dan sekitarnya, untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Boyolali. (fid/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#excavator #longsor #TRC BPBD Boyolali #tanah longsor #selo #curah hujan tinggi