Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Bus Rosalia Indah Terbakar di Tol Sragen, Nyaris Jadi Perangkap Maut Penumpang

Ahmad Khairudin • Senin, 19 Januari 2026 | 09:36 WIB

Bus Rosalia Indah terbakar hebat di Tol Solo–Ngawi KM 544 Sragen dini hari Senin (19/1/2026).
Bus Rosalia Indah terbakar hebat di Tol Solo–Ngawi KM 544 Sragen dini hari Senin (19/1/2026).

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Ruas Tol Solo–Ngawi yang biasanya lengang pada dini hari berubah menjadi panggung horor pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 00.13 WIB.

Sebuah bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) milik PO Rosalia Indah, bernopol AD 7404 QA, terbakar hebat di KM 544 wilayah Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.

Sunyi malam seketika pecah oleh kepulan asap putih pekat yang membumbung tinggi, seolah memberi sinyal darurat di tengah gelapnya jalan tol.

Di bawah sorotan lampu jalan, api berwarna oranye menyala ganas, melahap bus yang seharusnya menjadi sarana aman bagi penumpang, bukan malah berubah menjadi jebakan maut berjalan.

Kondisi di lokasi benar-benar dramatis. Petugas pemadam kebakaran berjibaku di tengah gelap, sementara api masih menyembur dari bagian bawah sasis dan merangsek ke interior bus.

Baca Juga: Siapa Saja Mantan Pacar Roby Tremonti? Hubungannya dengan Sang Eks Aurelie Moeremans Memanas usai Memoar 'Broken Strings' Viral

Badan bus Rosalia Indah yang biasanya tampil gagah di jalur antarkota kini tinggal rangka hitam, meleleh dan hangus akibat panas ekstrem. Aroma gosong menyelimuti aspal tol, meninggalkan pemandangan yang jauh dari kata “layak jalan”.

Ironisnya, insiden ini diduga kuat dipicu oleh korsleting sistem kelistrikan—sebuah masalah klasik yang entah sudah berapa kali menjadi tersangka utama dalam kasus kebakaran armada transportasi darat.

Bus yang dikemudikan Sudedi (49) tersebut melaju dari arah Malang sebelum akhirnya menunjukkan gejala tak beres sesaat sebelum kejadian.

Beruntung, refleks cepat sang sopir patut diapresiasi. Sudedi segera menepikan bus dan memerintahkan seluruh penumpang turun menyelamatkan diri. Keputusan itu menjadi garis tipis antara selamat dan tragedi. Sebab, tak lama setelah kap mesin belakang diperiksa, api langsung menyambar dan menjalar cepat ke seluruh badan bus—nyaris tanpa memberi kesempatan kedua.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Sragen, Tomy Isharyanto, menyebut pihaknya harus mengerahkan beberapa unit sekaligus, mulai dari Double Cabin, Unit 07, hingga Unit 5 Hino.

“Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Kendala utama adalah sumber air yang cukup jauh dari lokasi kejadian di jalan tol,” jelas Tomy.

Baca Juga: Rekap Bursa Transfer Super League Putaran Kedua: Persija Agresif Tambah Daya Gedor, Persib Justru Kehilangan 3 Pilar Penting

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.08 WIB, namun bus sudah terlanjur berubah menjadi bangkai besi. Insiden ini sempat memicu kemacetan panjang karena jalur harus disterilkan selama proses pemadaman dan pendinginan.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh penumpang dan awak bus selamat, meski trauma dan kepanikan tak bisa dihindari. Namun, peristiwa ini kembali menimbulkan pertanyaan klasik: sejauh mana standar keselamatan dan perawatan armada bus AKAP benar-benar diawasi, sebelum “beruntung” kembali dijadikan alasan? (din/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#PO Rosalia Indah #kabupaten sragen #tol solo ngawi #bus akap #korsleting listrik #kebakaran bus #damkar sragen