SOLOBALAPAN.COM - Upaya menekan angka kecelakaan dan mengurai kepadatan kendaraan di perbatasan Kota Sukoharjo mulai direalisasikan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukoharjo resmi mengaktifkan traffic light di kawasan Simpang 4 Wahyu, titik lalu lintas yang selama ini dikenal rawan dan padat arus kendaraan.
Pengaktifan lampu lalu lintas tersebut dimulai pada Senin (5/1/2026) dan diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, baik pengendara maupun warga sekitar yang kerap kesulitan menyeberang.
Simpang Padat, Risiko Kecelakaan Tinggi
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo, Toni Sri Buntoro, menjelaskan bahwa keputusan pengaktifan traffic light di Simpang 4 Wahyu didasarkan pada kondisi riil di lapangan.
Volume kendaraan yang tinggi serta pertemuan arus dari berbagai arah membuat simpang tersebut memiliki tingkat risiko kecelakaan yang tidak bisa diabaikan.
“Selama ini arus lalu lintas di Simpang 4 Wahyu cukup padat. Dari arah kampung juga sulit menyeberang, dan beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas. Karena itu dipandang perlu dipasang traffic light,” jelas Toni.
Selain menjadi jalur utama, kawasan ini juga menjadi akses warga dari jalan lingkungan, sehingga kerap terjadi konflik arus antara kendaraan cepat dan pengguna jalan lokal.
Hasil Kajian dan Aspirasi Warga
Dishub Sukoharjo menegaskan bahwa pemasangan traffic light ini bukan keputusan mendadak.
Prosesnya melalui kajian bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari data kepadatan kendaraan hingga catatan kecelakaan.
“Pemasangan ini hasil kajian bersama forum lalu lintas dan juga berdasarkan masukan dari masyarakat. Harapannya dengan traffic light ini, arus kendaraan lebih tertib dan risiko kecelakaan bisa ditekan,” ujarnya.
Masukan warga sekitar menjadi salah satu pertimbangan penting, mengingat selama ini masyarakat kerap mengeluhkan sulitnya menyeberang jalan, terutama pada jam-jam sibuk.
Pengguna Jalan Diminta Beradaptasi
Seiring diaktifkannya traffic light, Dishub Sukoharjo mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mulai menyesuaikan diri dengan pengaturan lalu lintas yang baru.
Kepatuhan terhadap rambu dan sinyal lampu lalu lintas dinilai menjadi kunci utama agar tujuan keselamatan bisa tercapai.
Dengan beroperasinya traffic light Simpang 4 Wahyu, pemerintah daerah berharap kawasan perbatasan Kota Sukoharjo ini tidak lagi menjadi titik rawan kecelakaan, melainkan simpul lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pengguna jalan. (kwl/lz)
Editor : Laila Zakiya