SUKOHARJO, SOLOBALAPAN.COM – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, pada Jumat (2/1/2026) dini hari.
Seorang remaja meninggal dunia, sementara dua remaja lainnya mengalami luka ringan setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak pohon tumbang di tengah jalan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah Mojolaban. Pohon yang roboh akibat cuaca ekstrem melintang di badan jalan dan tidak terlihat jelas oleh pengendara.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, menjelaskan sepeda motor bernomor polisi AD 2583 AQB ditumpangi tiga remaja dan melaju dari arah timur menuju barat ke arah Jalan Lettu Hartono, Bekonang.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tawangmangu, Panther Tabrak Mobil dan Motor Parkir
“Pohon sudah dalam kondisi tumbang dan melintang di jalan persawahan. Pengendara diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak pohon tersebut,” ujar Ariyanto.
Kecelakaan terjadi saat kendaraan melintas di sekitar simpang empat Dukuh Gadingan, Desa Gadingan. Sepeda motor tersebut langsung menghantam batang pohon yang roboh di tengah jalan.
Akibat kejadian itu, Valentino Tri Cahyadi (15), pelajar asal Dukuh Sentul RT 3 RW 10, Desa Bekonang, meninggal dunia akibat cedera kepala berat. Korban sempat dilarikan ke RSUD Ir Soekarno Sukoharjo, namun nyawanya tidak tertolong.
Sementara dua korban lainnya, yakni Aldira Muhammad Yogi (16), warga Dukuh Karang RT 2 RW 5 Desa Plumbon, serta Fendika Adrian Naviansyah (16), warga Desa Bekonang, mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh. Keduanya mendapatkan perawatan medis di RSUI Kustati.
Setelah menerima laporan, BPBD Kabupaten Sukoharjo bersama Forum Komunitas Relawan Mojolaban segera melakukan evakuasi pohon tumbang di lokasi kejadian.
Baca Juga: Toyota Agya Milik Kepsek Hangus Terbakar di Sekolah, Damkar Diterjunkan
Proses evakuasi melibatkan SAR MTA, Nagapala, SAR RMP, serta warga setempat dengan menggunakan chainsaw dan peralatan darurat lainnya.
“Lokasi kejadian sudah dinyatakan aman setelah pohon berhasil dievakuasi. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat berkendara di malam hari dan ketika cuaca buruk,” pungkas Ariyanto. (kwl/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto