Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Hujan Deras Picu Longsor, Jembatan Antar Dusun di Jumantono Karanganyar Ambrol

Rudi Hartono RS • Jumat, 2 Januari 2026 | 13:49 WIB

Jembatan antar dusun di Kecamatan Jumantono, Karanganyar, ambrol akibat longsor dini hari
Jembatan antar dusun di Kecamatan Jumantono, Karanganyar, ambrol akibat longsor dini hari

KARANGANYAR, SOLOBALAPAN.COM – Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Karanganyar pada dini hari mengakibatkan tanah longsor di Desa Tunggulrejo, Kecamatan Jumantono.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dan menyebabkan jembatan penghubung antarwilayah desa ambrol.

Jembatan yang berada di sisi utara Dusun Kendil dengan panjang sekitar enam meter rusak parah akibat longsor. Akibatnya, jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat dan hanya bisa diakses oleh sepeda motor.

Kepala Desa Tunggulrejo, Parno, menjelaskan jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Dusun Kendil dengan Dusun Tulakan Kulon. Kerusakan ini berdampak langsung pada mobilitas warga, terutama aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian.

Baca Juga: Geger Isu Arka Anak Hasil Hubungan Ridwan Kamil dan Aura Kasih, Pengacara RK Bongkar Dokumen Rahasia!

“Longsor terjadi di jembatan utara Kendil sepanjang kurang lebih enam meter. Jalan tidak bisa diakses kendaraan roda empat dan hanya bisa dilalui roda dua. Kejadian ini dipicu curah hujan yang sangat tinggi sekitar pukul dua dini hari,” kata Parno saat dikonfirmasi.

Meski demikian, pemerintah desa memastikan penanganan cepat dilakukan. Pemerintah Desa Tunggulrejo telah menyiapkan dana talangan untuk perbaikan darurat agar akses masyarakat tidak terputus dalam waktu lama.

“Insya Allah segera kami tangani menggunakan dana talangan desa supaya aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujarnya.

Untuk sementara, kendaraan roda empat harus memutar melalui jalur alternatif yang jaraknya cukup jauh. Kendati demikian, Parno menegaskan aktivitas warga tidak sepenuhnya lumpuh karena masih tersedia akses pengganti.

“Memang cukup mengganggu, tapi masih ada jalur alternatif yang bisa digunakan,” imbuhnya.

Terkait teknis pengerjaan, pemerintah desa menargetkan perbaikan jembatan rampung dalam waktu satu hingga dua pekan. Saat ini, proses persiapan material konstruksi tengah dilakukan sebagai tahap awal pemulihan.

Baca Juga: BSU Rp 600 Ribu Januari 2026 Segera Cair? Intip Prioritas dan Kriteria Umum Penerimanya di Sini!

Demi keselamatan warga, jalur jembatan yang terdampak longsor telah ditutup sementara untuk kendaraan roda empat dan dipasangi papan peringatan. Langkah ini dilakukan mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil pascalongsor.

“Akses roda empat kami tutup sementara. Ini demi keamanan karena struktur tanah di sekitar jembatan masih rawan,” pungkas Parno. (rud/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#Desa Tunggulrejo #hujan deras #kabupaten karanganyar #tanah longsor #jembatan ambrol