WONOGIRI, SOLOBALAPAN.COM – Proyek pembangunan lapangan tenis di kawasan Sport Tourism Center (STC) Pringgodani, Wonogiri, menuai sorotan tajam.
Fasilitas olahraga bernilai sekitar Rp 1,6 miliar itu dilaporkan mengalami kerusakan meski belum diresmikan.
Informasi kerusakan lapangan tenis tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warganet bahkan mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek dan menduga lapangan tidak dibangun sesuai standar teknis.
Pantauan SOLOBALAPAN.COM di lokasi pada Senin (29/12/2025) siang, kerusakan terlihat jelas pada bagian lantai lapangan. Sedikitnya terdapat tiga titik lantai yang terkelupas (mbrodol), memunculkan kekhawatiran soal mutu material dan pengawasan proyek.
Padahal, lapangan tenis tersebut belum pernah digunakan secara resmi dan dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno pada Selasa (30/12/2025).
Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar: bagaimana mungkin fasilitas baru dengan anggaran miliaran rupiah sudah rusak sebelum dipakai?
Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri, Haryanto, hingga Senin siang belum membuahkan hasil. Pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp belum mendapatkan respons.
Sebelumnya, saat prosesi peletakan batu pertama, Bupati Setyo Sukarno menaruh harapan besar terhadap pembangunan lapangan tenis tersebut. Ia menyebut fasilitas itu diharapkan mampu mendorong prestasi atlet tenis Wonogiri sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet baru di Kota Sukses.
Namun, dengan munculnya kerusakan sejak dini, proyek lapangan tenis STC Pringgodani kini justru menjadi ujian serius bagi komitmen kualitas pembangunan dan pengawasan proyek daerah. Publik pun menunggu penjelasan resmi dari pihak terkait. (al/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto