Sebanyak 650 santri TPQ beserta pendamping memadati Masjid MUI, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kamis (25/12/2025), dalam kegiatan Indonesia Mendongeng yang sarat pesan adab, akhlak, dan kepedulian global.
Kegiatan ini digelar oleh Relawan Rumah Zakat Solo yang berkolaborasi dengan LKG dan Fosip Pasar Kliwon, sekaligus menjadi bagian dari agenda besar Silaturahim Akbar Santri TPQ se-Nusantara.
Menariknya, acara ini tidak hanya berlangsung di Indonesia, tetapi digelar serentak di 4 negara, 32 kota, dan 63 titik lokasi, baik di dalam maupun luar negeri. Tahun ini, Indonesia Mendongeng mengusung tema besar:
"Jejak Santri TPQ, Anak Indonesia Bersama Dunia Untuk Palestina".
Mendongeng, Menggambar, hingga Menanamkan Nilai Sejak Dini
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan edukatif.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia Asyraf Khoirul Mustofa, perwakilan Rumah Zakat Siti Aiseh, serta Pengurus Masjid MUI Eko Ariyanto.
Kegiatan anak-anak dikemas interaktif melalui lomba mewarnai, lomba menggambar, hingga sesi mendongeng yang dibawakan oleh Kak Anto, yang mampu menyedot perhatian peserta dengan cerita penuh pesan moral dan empati.
Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai adab, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap isu kemanusiaan global, khususnya Palestina, kepada anak-anak sejak usia dini.
Dihadiri Wali Kota Surakarta, Hadiah Sepeda Jadi Sorotan
Kegiatan Indonesia Mendongeng ke-12 ini semakin istimewa dengan kehadiran Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, yang turut memberikan doorprize utama berupa satu unit sepeda, serta sejumlah hadiah lainnya kepada para peserta.
Dalam sambutannya, Wali Kota Surakarta menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus diselenggarakan secara rutin, tidak hanya setiap tahun, tetapi juga dalam berbagai momentum lainnya, sebagai sarana pembentukan karakter anak.
Harapan besar disematkan agar kegiatan seperti Indonesia Mendongeng mampu melahirkan generasi shalih dan shalihah, yang berakhlak mulia, membanggakan orang tua, serta memberi kontribusi positif bagi umat dan bangsa.
Indonesia Mendongeng, Literasi yang Menyatukan Anak dan Dunia
Indonesia Mendongeng kembali membuktikan bahwa literasi bukan hanya soal membaca, tetapi juga tentang membangun empati, karakter, dan kesadaran global.
Dari Masjid MUI Solo, suara dan cerita anak-anak Indonesia menggema, menyatukan nilai keislaman, kemanusiaan, dan solidaritas lintas negara. (dn/lz)
Editor : Laila Zakiya