SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Pot
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta memperkirakan lonjakan volume kendaraan mencapai 4–5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Sejumlah titik yang menjadi tujuan utama masyarakat dan wisatawan dipastikan akan mendapat pengawasan ketat, mulai dari kawasan wisata, pusat kuliner, lokasi event, hingga pusat perbelanjaan.
Berdasarkan Data Kepadatan Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta, tren peningkatan arus kendaraan terus terlihat dari tahun ke tahun.
Baca Juga: GO INTERNATIONAL! King Polo Sang Raja Tarkam Lombok Segera Merapat ke Liga Timor Leste!
Pada periode Nataru 2023, tercatat 7.584.307 kendaraan melintas di Kota Solo. Angka tersebut meningkat pada Nataru 2024 menjadi 7.918.777 kendaraan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surakarta, Ari Wibowo, menyebut sejak 22 Desember 2025 peningkatan sudah tampak jelas jika dibandingkan dua tahun sebelumnya.
“Sejak 22 Desember tahun ini, jumlah kendaraan yang melintas sudah berada di atas data pada tanggal yang sama di dua tahun sebelumnya. Artinya, tren kenaikan sudah mulai terlihat,” ujarnya, Rabu (24/12).
Data mencatat, pada 22 Desember 2024 terdapat 532.818 kendaraan melintas di Solo. Sementara pada 22 Desember 2025, jumlahnya meningkat menjadi 542.806 kendaraan. Lonjakan serupa juga terlihat pada 23 Desember 2025, dengan 574.626 kendaraan, lebih tinggi dibandingkan 23 Desember 2024 yang mencatat 570.117 kendaraan.
“Berdasarkan perbandingan tersebut, volume kendaraan tahun ini naik sekitar 4,5 persen atau hampir 5 persen,” jelas Ari.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas, Dishub Surakarta akan menerjunkan personel lapangan guna memecah kepadatan di pusat-pusat keramaian Kota Bengawan.
Pengawasan juga diperketat pada tata kelola parkir guna mencegah pelanggaran dan tarikan parkir di luar ketentuan.
Baca Juga: Yolla Yuliana Terbebani Predikat “Miss Grand Final”, Cedera dan Usia Tak Padamkan Ambisi
Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Taufiq Muhammad, menegaskan pihaknya menyiapkan langkah antisipatif secara menyeluruh.
“Layanan siaga derek dan penanganan gangguan lalu lintas tetap kami siagakan. Pengawasan dilakukan langsung oleh petugas lapangan maupun melalui CCTV, termasuk intervensi APILL,” tegasnya.
Selain itu, Dishub akan memfokuskan pengamanan di lokasi-lokasi yang diprediksi menjadi magnet kunjungan selama libur Nataru, seperti Masjid Sheikh Zayed, Taman Balekambang, Kawasan Gatot Subroto–Ngarsopuro, Kawasan Balai Kota–Pasar Gede, serta sejumlah destinasi lain.
Beberapa titik juga akan dilengkapi posko pengawasan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
“Langkah ini kami lakukan agar mobilitas masyarakat dan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru tetap aman, tertib, dan lancar,” pungkas Taufiq. (ves/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto