SURAKARTA, SOLOBALAPAN.COM – Warga Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa di teras depan Kost Putri Soka Merah, kawasan Gendingan, Senin (22/12) pagi. Bayi malang tersebut ditemukan berada di dalam sebuah kardus sekitar pukul 10.30 WIB.
Penemuan tragis ini pertama kali diketahui oleh salah satu penghuni kost, Rahmah Ariyanti (19), mahasiswa asal Wonogiri.
Saat itu, Rahmah baru saja pulang dari kampus sekitar pukul 10.00 WIB dan melihat sebuah kardus tergeletak di teras depan kost yang sebelumnya tidak ada.
Baca Juga: El Rumi dan Syifa Hadju Segera Menikah Pertengahan 2026
“Saya tadi pagi berangkat ke kampus belum ada kardus. Pas pulang kok ada kardus, saya kira paket. Karena kardusnya tidak tertutup rapat, saya buka dan ternyata isinya bayi,” ujar Rahmah kepada warga sekitar.
Terkejut dengan temuan tersebut, Rahmah segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat. Informasi kemudian diteruskan ke Ketua RW sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Masih Ada Ari-Ari, Bayi Diduga Baru Dilahirkan
Kapolsek Jebres Kompol Murtiyoko membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan masih terdapat ari-ari yang menempel pada tubuhnya.
Baca Juga: Hilang Dua Hari, Nenek 70 Tahun di Jatiyoso Karanganyar Ditemukan Tewas di Sungai
“Bayi ditemukan di dalam kardus yang diletakkan di teras depan kost. Saat ditemukan kondisinya sudah meninggal dunia dan masih terdapat ari-ari,” jelas Kompol Murtiyoko.
Polisi memperkirakan bayi tersebut diletakkan di lokasi kejadian dalam rentang waktu pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Saat itu, kondisi lingkungan kost relatif sepi karena sebagian besar penghuni pulang ke kampung halaman menyusul libur Natal dan Tahun Baru.
“Kebetulan penghuni kost tinggal satu orang. Karena libur Nataru, yang lain pulang. Situasi ini diduga dimanfaatkan pelaku untuk meletakkan bayi tanpa diketahui,” imbuhnya.
Polisi Selidiki CCTV, Jasad Bayi Dibawa ke RSUD Moewardi
Untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi, pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan intensif. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di samping bangunan kost.
“Di sekitar lokasi terdapat CCTV. Saat ini masih kami dalami dan periksa rekamannya, semoga bisa memberikan petunjuk,” tegas Kapolsek.
Sementara itu, jasad bayi telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo untuk menjalani pemeriksaan medis guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini agar segera melapor.
“Kami berkoordinasi dengan Satreskrim untuk melakukan pengungkapan kasus ini,” pungkas Kompol Murtiyoko. (atn/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto