Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Cuaca Ekstrem Terjang Sragen, Joglo Megah di Sambungmacan Roboh, Kerugian Rp 910 Juta

Ahmad Khairudin • Senin, 22 Desember 2025 | 17:42 WIB

Joglo megah di Sambungmacan roboh total, akibat cuaca ekstrem yang menerjang Kabupaten Sragen.
Joglo megah di Sambungmacan roboh total, akibat cuaca ekstrem yang menerjang Kabupaten Sragen.

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Cuaca ekstrem kembali menerjang wilayah Kabupaten Sragen. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu siang (21/12) menyebabkan kerusakan di sejumlah titik di lima kecamatan.

Dampak paling parah terjadi di Kecamatan Sambungmacan, di mana sebuah bangunan Joglo megah dilaporkan roboh total.

Hujan mulai mengguyur wilayah Sragen sekitar pukul 13.15 WIB. Tak lama berselang, angin kencang menyusul dan menumbangkan pohon-pohon besar serta merusak atap rumah warga.

Laporan pertama diterima Pusdalops BPBD Kabupaten Sragen dari grup relawan pada pukul 13.50 WIB, dan tim langsung diterjunkan ke lokasi terdampak.

Baca Juga: Nekat Muncak Lewat Jalur Ilegal Kalitalang Klaten, Dua Pemuda Asal Jogja Tersesat di Gunung Merapi!

Kerugian Capai Rp 910,5 Juta

Berdasarkan data resmi BPBD Sragen hingga pukul 19.42 WIB, total kerugian materiil akibat cuaca ekstrem ini ditaksir mencapai Rp 910.500.000. Kecamatan Sambungmacan menjadi wilayah dengan kerugian terbesar.

Sebuah bangunan Joglo milik Suparwito, warga Desa Banyurip, roboh hingga rata dengan tanah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa karena bangunan tersebut hanya digunakan untuk acara keluarga, kerugian di lokasi ini ditaksir mencapai Rp 900 juta.

Kerusakan di Empat Kecamatan Lain

Baca Juga: TRAGEDI BERDARAH! Bus Cahaya Trans Hantam Pembatas Jalan di Exit Tol Krapyak Semarang, 15 Penumpang Tewas di Lokasi

Selain Sambungmacan, kerusakan juga terjadi di beberapa wilayah lain:

40 Personel Gabungan Dikerahkan

Baca Juga: Duet Maut Thom Haye Ramon Tanque Beraksi! Persib Libas Bhayangkara FC 2-0 di GBLA, Jarak dengan Borneo FC Makin Tipis!

Sebanyak 40 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat. Tim terdiri dari BPBD Sragen, TNI, Polri, Tagana, MDMC, SAR Himalawu, serta relawan lainnya.

Dengan menggunakan gergaji mesin, petugas bahu-membahu mengevakuasi batang pohon yang menutup jalan.

“Asesmen dan penanganan telah selesai dilaksanakan. Fokus utama kami adalah membuka akses jalan yang sempat lumpuh total akibat tertutup pohon tumbang,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sragen, R. Triyono Putro.

BPBD Ingatkan Warga Waspada

BPBD Kabupaten Sragen mengingatkan bahwa saat ini wilayah Sragen masih berada dalam masa rawan bencana hidrometeorologi. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras disertai angin kencang.

Baca Juga: RESMI MOVE ON! Natasha Rizky Umumkan Siap Buka Lembaran Baru, Sinyal Rujuk dengan Desta Benar-Benar Berakhir?

Warga juga diimbau melakukan pemangkasan mandiri terhadap pohon atau dahan di sekitar rumah yang berpotensi tumbang, serta segera melapor ke BPBD atau jaringan relawan jika melihat potensi bahaya.

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban luka maupun korban jiwa. Namun, aktivitas warga sempat terganggu akibat tertutupnya akses jalan dan gangguan jaringan internet di sejumlah titik. (din/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#Bencana hidrometeorologi #bpbd sragen #kabupaten sragen #cuaca ektrem #joglo