Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kendaraan Mulai Menumpuk di Exit Tol Prambanan, Jalur ke Jogja Masih Lancar tapi Polisi Siapkan Skenario Darurat

Angga Purenda • Minggu, 21 Desember 2025 | 23:22 WIB

 

Kondisi Exit Tol Prambanan Klaten.
Kondisi Exit Tol Prambanan Klaten.

SOLOBALAPAN.COM - Arus kendaraan yang keluar melalui Exit Tol Fungsional Prambanan, Klaten, menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menunjukkan peningkatan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Meski demikian, kondisi lalu lintas di jalur utama hingga perbatasan DIY masih terpantau relatif lancar.

Peningkatan volume kendaraan tersebut terpantau sejak Sabtu (20/12/2025) dan diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya mobilitas masyarakat untuk mudik dan wisata akhir tahun.

Traffic Counting: 200–500 Kendaraan per Jam

Kanit Kamsel Polres Klaten Iptu Suyamto, yang juga menjabat Ketua Tim Urai Wilayah Barat (Prambanan), mengungkapkan bahwa peningkatan arus sudah mulai terdeteksi sejak pagi hari.

"Sampai saat ini ada peningkatan arus, tetapi masih aman. Pada Gate (GT) Prambanan belum ada antrean. Jalur arteri dari Exit Tol sampai perbatasan Prambanan-Yogyakarta juga relatif lancar," ujar Suyamto saat dikonfirmasi, Minggu (20/12/2025)

Berdasarkan data traffic counting PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), jumlah kendaraan yang keluar melalui Exit Tol Prambanan menuju DIY diperkirakan mencapai 200–500 armada per jam.

Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif

Untuk mengantisipasi potensi kemacetan di wilayah Prambanan yang menjadi titik temu arus kendaraan, Polres Klaten telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.

Suyamto menyebut koordinasi lintas wilayah dengan kepolisian DIY sudah dilakukan, khususnya di area tugu perbatasan Prambanan–Yogyakarta, guna menarik arus kendaraan secara bersama apabila terjadi penumpukan.

“Jika kepadatan di jalur utama tidak terhindarkan, petugas akan mengarahkan kendaraan menuju jalan alternatif melalui Simpang Tiga WS. Pengendara akan dibelokkan ke kiri menuju arah Piyungan untuk kemudian bisa melanjutkan perjalanan ke arah Yogyakarta atau Gunungkidul,” jelas Suyamto.

Tim Urai Disiagakan, Fokus Titik Rawan Padat

Selain rekayasa jalur, Polres Klaten juga menyiagakan Tim Urai Wilayah Barat (Prambanan) yang terdiri dari 15 personel.

Tim ini disiapkan untuk bergerak cepat mengurai kepadatan di titik-titik simpul lalu lintas.

Langkah ini diambil untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali, terutama di kawasan yang berpotensi menjadi bottleneck selama periode libur panjang.

Prediksi Puncak Kepadatan Akhir Desember

Suyamto memprediksi puncak kepadatan lalu lintas selama masa libur Nataru akan terjadi pada periode long weekend akhir Desember.

"Prediksi puncak kepadatan kemungkinan terjadi pada tanggal 25-28 Desember 2025. Itu bertepatan dengan masa libur panjang satu minggu," tambahnya.

Pada periode tersebut, arus kendaraan dari Solo Raya menuju Yogyakarta diperkirakan akan meningkat signifikan, baik untuk kepentingan wisata maupun kunjungan keluarga.

Imbauan Polisi untuk Pengendara

Menghadapi potensi lonjakan kendaraan, Suyamto menyampaikan tiga pesan penting kepada masyarakat yang melintas di wilayah Klaten dan Prambanan.

“Kemudian ikuti arahan petugas di lapangan, terutama jika sedang dilakukan rekayasa atau pengalihan arus. Terpenting, jaga kondisi tubuh. Jangan memaksakan diri berkendara jika merasa lelah atau mengantuk. Segera cari tempat istirahat terdekat,” ucapnya.

JMJ: Volume Kendaraan Bisa Tembus 31 Ribu per Hari

Sebelumnya, Direktur Teknik PT Jasamarga Jogja-Solo (JMJ) Pristi Wahyono mengungkapkan bahwa puncak volume kendaraan di Tol Solo–Jogja selama Nataru bisa mencapai 31.000 kendaraan per hari.

“Untuk volume lalu lintas harian normal berada di kisaran 20.000 kendaraan per hari,” ujar Pristi.

Beberapa titik yang diprediksi rawan kemacetan antara lain Simpang Tiga SGM Prambanan Klaten, jalur Prambanan arah Piyungan, serta Bogem, Sleman.

Pihak JMJ memastikan telah berkoordinasi dengan kepolisian, khususnya Dirlantas DIY, untuk mengantisipasi kepadatan di jalur utama Solo–Jogja yang saat ini masih berakhir di Exit Tol Prambanan Klaten. (ren/lz)

Editor : Laila Zakiya
#klaten #exit tol prambanan #libur nataru