SOLOBALAPAN.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon terus bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pembunuhan tragis yang menimpa seorang anak berusia 9 tahun di Kota Cilegon, Banten.
Hingga Jumat (19/12/2025), pihak kepolisian dilaporkan telah memeriksa delapan orang saksi untuk menggali keterangan lebih dalam.
Korban yang merupakan anak dari politisi Maman Suherman ditemukan meninggal dunia dengan luka tusuk pada Selasa (16/12/2025) lalu di kediamannya, kawasan BBS III, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon.
Penyelidikan Intensif: Menunggu Hasil Otopsi
Kasat Reskrim Polres Cilegon, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yoga Tama, menjelaskan bahwa delapan saksi yang diperiksa berasal dari lingkungan warga sekitar dan pihak keluarga korban.
Selain pemeriksaan saksi, polisi juga tengah mendalami rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Sebanyak delapan orang sudah diperiksa, termasuk warga sekitar. Kami juga menelusuri rekaman CCTV untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik kasus ini," ujar AKP Yoga Tama, dilansir dari ANTARA, Jumat (19/12/2025).
Terkait motif pembunuhan, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih rinci karena proses penyelidikan masih berada pada tahap awal yang krusial.
Saat ini, jenazah korban telah menjalani proses visum dan otopsi untuk memperkuat bukti secara medis.
"Kami sedang menunggu hasil otopsi yang insyaallah hari ini selesai sehingga penyebab pasti kematian dan petunjuk lainnya bisa segera keluar," tambahnya.
Percepatan Penanganan Kasus
Kasus ini menjadi atensi publik di Kota Cilegon mengingat latar belakang korban dan usia korban yang masih sangat muda.
Aparat kepolisian berkomitmen untuk mempercepat proses penyelidikan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dan segera menyeret pelaku ke pengadilan.
Polisi mengimbau warga yang memiliki informasi tambahan terkait pergerakan mencurigakan di sekitar lokasi kejadian pada waktu tersebut agar segera melapor ke Mapolres Cilegon. (dam)
Editor : Damianus Bram