BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Seorang pegawai di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Boyolali, Dede Adrian Sagala, dilaporkan hilang sejak Senin (15/12).
Hingga Rabu (17/12), keberadaan pegawai yang bertugas di bagian Kepaniteraan Perdata tersebut belum diketahui.
Humas PN Boyolali, Tony Yoga Saksana, membenarkan adanya laporan kehilangan pegawai tersebut. Ia mengatakan, Dede tidak masuk kerja sejak Senin pagi dan tidak memberikan kabar apa pun kepada pihak kantor.
“Senin kemarin beliau tidak masuk kerja. Dari kantor kami mencoba menghubungi pihak keluarga, tapi dari keluarga justru mengira yang bersangkutan berangkat ke kantor,” ujar Yoga saat dikonfirmasi, Rabu (17/12).
Menyadari adanya kejanggalan, pihak PN Boyolali kemudian berupaya melakukan pencarian. Namun, hingga Selasa (16/12), Dede tak kunjung kembali maupun memberikan kabar. Pihak PN pun mendampingi keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Boyolali.
Yoga menambahkan, komunikasi dengan keluarga korban terus dilakukan secara intensif. Namun, hingga kini seluruh alat komunikasi milik Dede tidak dapat dihubungi.
“Nomor teleponnya sudah kami hubungi berkali-kali, tapi tidak tersambung sama sekali. Kami terus berkoordinasi dengan pihak keluarga,” jelasnya.
Dede Adrian Sagala diketahui merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan PN Boyolali dan telah bertugas selama kurang lebih empat tahun.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui unggahan media sosial Polres Boyolali, Dede terakhir kali terlihat keluar dari kamar indekosnya pada Senin (15/12) sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah itu, ia tidak dapat dihubungi baik oleh keluarga maupun pihak kantor hingga saat ini.
“Harapan kami tentu yang bersangkutan bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Yoga.
Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait keberadaan Dede Adrian Sagala agar segera menghubungi pihak kepolisian atau PN Boyolali.
“Jika ada yang mengetahui atau melihat yang bersangkutan, kami mohon bantuannya untuk menyampaikan informasi,” pungkasnya. (fid/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto