Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Bupati Optimistis Simpang Lima Boyolali Bisa Digunakan Perayaan Tahun Baru 2026

Abdul Khofid Firmanda Putra • Selasa, 16 Desember 2025 | 00:05 WIB

Agus Irawan, Bupati Boyolali
Agus Irawan, Bupati Boyolali

BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM — Meski masih dalam tahap konstruksi, Kawasan Simpang Lima Boyolali ditargetkan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat untuk perayaan Tahun Baru 2026.

Bupati Boyolali Agus Irawan optimistis proyek tersebut dapat digunakan tepat waktu, meski belum sepenuhnya rampung.

Agus mengatakan, perayaan tahun baru nantinya akan mengedepankan partisipasi dan potensi kesenian lokal dari warga Boyolali sendiri.

“Insyaallah nanti bisa digunakan. Kita ingin perayaan tahun baru ini memaksimalkan potensi dari warga Boyolali sendiri, supaya masyarakat ikut merayakan dan terlibat langsung,” ujar Agus, Senin (15/12/2025).

Baca Juga: Persika Karanganyar Kritis! Kalah Beruntun dari RANS dan Persibo, Bustomi Siapkan Evaluasi Besar-besaran

Selain di Simpang Lima, Pemkab Boyolali juga berencana menggelar perayaan Tahun Baru 2026 di sejumlah titik lainnya. Namun, Agus belum merinci lokasi-lokasi tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan perayaan tahun baru kali ini tidak akan digelar secara besar-besaran. Pemkab memilih sikap sederhana sebagai bentuk empati terhadap sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana alam.

“Yang pasti kita tidak ingin merayakan dengan besar-besaran. Kita tidak mau berfoya-foya, dan tetap mendoakan daerah-daerah yang terdampak bencana agar segera pulih,” tambahnya.

Ditargetkan Rampung Akhir Desember

Baca Juga: 200 Becak Listrik Hibah Presiden Prabowo Mulai Beroperasi di Solo 22 Desember

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana menyampaikan harapannya agar pengerjaan proyek Simpang Lima dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai jadwal.

“Dari kontraktor, targetnya tanggal 28 Desember sudah klir sesuai deadline. Kita doakan cuaca mendukung. Kalau lancar, nanti bisa digunakan untuk malam tahun baru sebagai pesta rakyat,” ujarnya.

Terkait konsep perayaan Tahun Baru 2026, Fajar masih enggan membeberkan secara detail.

“Surprise. Tunggu saja nanti di malam tahun baru,” katanya.

Baca Juga: Yuka Akhirnya Muncul Ungkap Alasan Ganti Nama Jule Jadi Zakie di Kontak HP-nya, Sang Ibu Malah Sarankan Aya Segera Cari Pengganti

Dibuka Parsial untuk Nataru

Sebelumnya, Pemkab Boyolali juga memastikan Simpang Lima akan dibuka secara parsial untuk mendukung arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pembukaan akses sementara dijadwalkan mulai 18 Desember 2025.

Adapun jalur yang dibuka meliputi:

Diketahui, proyek pemeliharaan Jalan Pandanaran serta revitalisasi pedestrian Simpang Lima Boyolali menelan anggaran sekitar Rp 22 miliar. Proyek tersebut mencakup pembangunan pedestrian, pemeliharaan jalan, hingga pembangunan terowongan penyeberangan.

Kawasan Simpang Lima nantinya juga akan tampil lebih modern, dengan konsep kabel utilitas ditanam di bawah tanah, sehingga tidak ada lagi kabel yang melintang di atas jalan. (fid/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#simpang lima boyolali #Bupati Boyolali Agus Irawan #perayaan tahun baru 2026 #malam tahun baru