SOLOBALAPAN.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah tiga Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) di Wonogiri dilaporkan sempat menghentikan penyaluran paket untuk siswa.
Penghentian ini terjadi bukan karena masalah teknis di lapangan, melainkan karena terlambatnya transfer dana dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Informasi mengenai kendala ini pertama kali diketahui dari laporan lapangan yang menyebutkan bahwa penyaluran MBG dari SPPG Pondok Kecamatan Ngadirojo, SPPG Giriwono Kecamatan Wonogiri Kota, dan SPPG Kismantoro II harus dihentikan sementara.
Orang tua murid juga sudah menerima pemberitahuan resmi terkait penghentian tersebut, termasuk pengumuman dari SPPG Pondok yang menjelaskan bahwa distribusi tertunda karena proses pencairan dana dari BGN pusat.
Penghentian penyaluran terjadi selama tiga hari, terhitung mulai Senin (8/12/2025).
Beruntung, pada Kamis (11/12/2025), paket MBG kembali dikirimkan ke sekolah-sekolah, menandakan bahwa masalah pendanaan telah terselesaikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri, Sriyanto, membenarkan situasi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa informasi terkait kendala distribusi baru diterimanya pada Kamis siang.
"Iya betul, ada SPPG yang sempat berhenti memgirim paket MBG selama tiga hari. Informasi yang kami dapat di SPPG Pondok Ngadirojo, SPPG Giriwono dan SPPG Kismantoro II," ujar dia.
Sriyanto menambahkan bahwa penghentian distribusi disebabkan oleh keterlambatan transfer dana, meski detail teknis kendalanya belum ia ketahui secara pasti.
"Yang jelas hari ini sudah mulai dikirimkan lagi ke sekolah. Sudah jalan lagi," kata Sriyanto.
Selain memastikan distribusi kembali normal, ia juga menyampaikan bahwa penerima paket MBG kini tidak hanya siswa, tetapi juga wali kelas yang turut mendapatkan paket untuk disantap.
Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan tenaga pendidik dalam mengawal program MBG di sekolah masing-masing.
Dengan kembali normalnya penyaluran MBG, sekolah dan orang tua berharap tidak ada lagi kendala serupa mengingat program ini berperan penting dalam mendukung asupan gizi anak di wilayah Wonogiri. (al)
Editor : Laila Zakiya