Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Evakuasi Dramatis: Nenek di Plupuh Tewas Tercebur Sumur Sedalam 20 Meter

Ahmad Khairudin • Kamis, 11 Desember 2025 | 16:13 WIB

Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi dramatis, mengangkat mayat seorang nenek dari dalam sumur.
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi dramatis, mengangkat mayat seorang nenek dari dalam sumur.

SRAGEN, SOLOBALAPAN.COM – Evakuasi dramatis dilakukan Tim SAR Gabungan di Kecamatan Plupuh setelah seorang nenek bernama Sukamti (67) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur dekat rumahnya di Dukuh Pencol, Desa Sidokerto, Rabu (10/12/2025) siang.

Peristiwa nahas itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Korban diduga terperosok ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan luka lecet pada bagian dahi.

Posko PMI Kabupaten Sragen menerima laporan kejadian pada pukul 12.24 WIB dari Suparjo, anggota INAFIS Polres Sragen.

Baca Juga: Kambing Warga Karanganyar Tewas Digigit Kobra, Enam Anakan Ditemukan di Dalam Rumah

Menindaklanjuti laporan tersebut, PMI segera berkoordinasi dengan BPBD dan Tim SAR Gabungan untuk melakukan operasi vertical rescue.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dan menyiapkan alat vertical rescue dengan Ambulans Rescue Medic Alfa 02,” jelas Ketua PMI Sragen, Utami Dewi Masithoh.

Tim SAR Gabungan tiba di lokasi pada pukul 13.10 WIB dan segera melakukan asesmen. Sumur diketahui memiliki kedalaman 20 meter dengan lebar bibir 90 cm, yang membuat proses evakuasi cukup menegangkan.

Pada pukul 13.30 WIB, seluruh peralatan vertical rescue siap digunakan. Seorang rescuer diturunkan ke dalam sumur, dan tak sampai 10 menit, tepatnya pukul 13.36 WIB, jenazah Sukamti berhasil diangkat ke permukaan.

Baca Juga: Gak Ada Takutnya! Justin Hubner Tantang Balik Pengkritik, Unggah Instagram Story Usai Disebut Bodoh

Selanjutnya pada pukul 13.37 WIB, jenazah dibawa ke rumah duka yang berada tepat di samping lokasi kejadian. Tim medis Puskesmas Plupuh II bersama INAFIS Polres Sragen kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.

“Hasil visum menunjukkan adanya luka lecet di tiga bagian dahi kiri korban. Karena tidak ditemukan tanda kekerasan lain, jenazah diserahkan kepada keluarga,” imbuh Utami.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi lansia yang tinggal di dekat sumur terbuka. (din/an)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#bpbd #tim sar gabungan #meninggal dunia #vertical rescue #sragen #sumur