Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Bajaj Maxride Bidik Solo: Janji Lapangan Kerja Baru & Transportasi Murah sebagai Feeder Kota

Laila Zakiya • Selasa, 9 Desember 2025 | 22:50 WIB

 

Manajemen Bajaj Maxride menegaskan tetap beroperasi di Solo.
Manajemen Bajaj Maxride menegaskan tetap beroperasi di Solo.

SOLOBALAPAN.COM, SOLO – Kota Solo bersiap menyambut moda transportasi baru.

Setelah sukses beroperasi di Makassar, Medan, dan Yogyakarta, Bajaj Maxride kini resmi melakukan audiensi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa moda transportasi roda tiga berstandar modern itu segera meramaikan layanan mobilitas di Kota Bengawan.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen Maxride memaparkan sederet manfaat sosial dan ekonomi—mulai dari penyerapan tenaga kerja baru, peningkatan kesejahteraan warga, hingga kontribusi terhadap penguatan sistem transportasi perkotaan.

Serap Ribuan Tenaga Kerja, Potensi Tekan Pengangguran Solo

General Manager Bajaj Maxride, Antonio Gratiano, menegaskan bahwa hadirnya Maxride di berbagai kota sebelumnya terbukti membuka peluang pendapatan yang stabil bagi mitra pengemudi.

"Banyak mitra yang diklaim mampu memperoleh pendapatan stabil hingga ratusan ribu rupiah per hari sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga," paparnya.

Model pemberdayaan ini disebut dapat membantu mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Solo yang pada Agustus 2024 tercatat 4,61 persen atau sekitar 13.200 warga.

Dengan banyaknya pekerja informal dan usia produktif di Solo, Maxride menilai kota ini memiliki potensi besar untuk menghadirkan lapangan kerja baru.

Jadi Feeder Transportasi Kota: Jangkau Permukiman hingga Shelter Publik

Tak hanya menghadirkan peluang ekonomi, Maxride juga menegaskan komitmennya menjadi penghubung (feeder) transportasi kota.

Antonio menjelaskan bahwa armada Maxride mampu menjangkau wilayah permukiman menuju titik mobilitas strategis seperti:

* shelter transportasi publik,
* terminal dalam dan luar kota,
* akses transit utama warga Solo.

Dengan tarif yang terjangkau dan operasional yang mampu menembus berbagai kondisi cuaca, Maxride diyakini mampu menjadi opsi transportasi aman, nyaman, dan mudah diakses.

"Dengan tarif yang terjangkau dan armada yang dapat beroperasi dalam berbagai kondisi cuaca, Maxride diharapkan menjadi alternatif transportasi baru yang aman, nyaman, dan mudah diakses masyarakat," ujarnya.

Armada Modern: Mesin DTSI, Kabin Lebih Lega, hingga MP3 Player

Seluruh armada Maxride di Solo akan menggunakan Bajaj RE dengan teknologi mesin modern 4 langkah DTSI (Double Twin Spark Injection).

Kenyamanan penumpang diperhatikan melalui:

* kabin lebih lega,
* ruang penyimpanan,
* perangkat audio (MP3 Player & Radio),
* desain ergonomis pengemudi.

Maxride menegaskan misinya bukan sekadar membuka layanan, tetapi hadir sebagai mitra mobilitas jangka panjang.

“Kami datang bukan sekadar membuka layanan, tetapi ingin menjadi mitra transportasi yang bertanggung jawab dan memberi kontribusi nyata bagi perkembangan kota,” tegasnya.

Dishub Solo Beri Lampu Hijau: Siap Bantu Maxride Berkolaborasi dengan Transportasi Lokal

Dukungan pun datang dari Dishub Kota Solo. Kepala Dinas Perhubungan, Taufiq Muhammad, menyambut baik rencana Maxride.

“Kami selalu menyambut baik investasi dari luar yang masuk ke Kota Solo, termasuk kehadiran Bajaj Maxride. Pada prinsipnya, Maxride dapat melanjutkan operasional di Kota Solo dengan tetap mematuhi seluruh aturan dan regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dishub, Yulianto Nugroho, menambahkan bahwa pihaknya akan membantu Maxride membangun komunikasi dengan operator transportasi online lain serta komunitas Becak Listrik.

Langkah ini penting agar tercipta ekosistem transportasi yang harmonis di Solo.

Menuju 2026: Kerja Sama Strategis Dibahas

Audiensi ditutup dengan pembahasan peluang kerja sama strategis antara Dishub dan Maxride untuk tahun 2026.

Kolaborasi ini diharapkan mendukung program transportasi Solo sekaligus memperkuat peran Maxride sebagai mitra mobilitas yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dengan potensi penyerapan tenaga kerja, integrasi layanan transportasi, serta teknologi armada yang semakin modern, kehadiran Maxride dapat menjadi angin segar untuk mobilitas Solo ke depan. (atn)

Editor : Laila Zakiya
#bajaj #maxride