SUKOHARJO, SOLOBALAPAN.COM – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mulai merealisasikan salah satu program unggulannya dengan meluncurkan program umroh gratis bagi takmir masjid.
Program ini resmi dimulai pada Selasa (9/12) sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap para takmir yang telah mengabdikan diri dalam memakmurkan masjid di tengah masyarakat.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyampaikan bahwa program ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Sukoharjo dalam meningkatkan kesejahteraan dan memberikan penghargaan kepada takmir masjid, terutama di tingkat desa dan kelurahan.
“Pada Selasa (9/12) ini kita perdana meluncurkan program unggulan kita, yaitu bantuan biaya umroh gratis bagi takmir masjid di 167 desa dan kelurahan. Setiap tahun, masing-masing kecamatan akan mengirimkan perwakilan dua orang,” ujar Etik Suryani.
Baca Juga: Guru PAUD di Solo Akan Terima Tambahan Penghasilan Rp 300 Ribu per Bulan Mulai 2026
Dengan mekanisme tersebut, Pemkab Sukoharjo akan memberangkatkan 24 takmir masjid setiap tahun. Etik menjelaskan bahwa penentuan peserta dilakukan melalui tahapan seleksi yang panjang dan ketat, termasuk rekomendasi desa, seleksi kecamatan, serta pemeriksaan kesehatan.
“Prosesnya melalui seleksi, kemudian pemeriksaan kesehatan. Dari desa akan merekomendasikan ke kecamatan, lalu kecamatan yang memilih dua orang,” jelasnya.
Pemerintah juga menerapkan prinsip keadilan dalam seleksi peserta. Kriteria utama yang diprioritaskan meliputi berasal dari desil ekonomi terendah, masa pengabdian terlama sebagai takmir, serta usia tertua.
“Dipilih dari desil terendah, masa pengabdian terlama, dan usia tertua. Mereka yang benar-benar membutuhkan itu yang diprioritaskan,” kata Etik.
Untuk keberangkatan perdana ini, Pemkab Sukoharjo mengalokasikan anggaran hampir Rp 1 miliar, yakni Rp 903 juta. Seluruh biaya umroh ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.
“Namanya gratis, ya tinggal berangkat. Yang berangkat ini benar-benar tamu Allah, undangan dari Allah. Karena yang mengantre juga banyak,” tuturnya.
Rombongan takmir masjid dijadwalkan berangkat melalui Bandara Adi Soemarmo menggunakan maskapai Lion Air dengan penerbangan langsung menuju Madinah, sebelum melanjutkan ibadah ke Makkah.
Bupati Etik berharap perjalanan umroh tersebut berjalan lancar dan memberikan keberkahan bagi seluruh peserta. Ia mengajak masyarakat turut mendoakan agar para takmir diberikan kelancaran ibadah hingga kembali ke tanah air dengan selamat.
“Kami berharap semua berjalan lancar, ibadahnya khusyuk, dan pulang dengan selamat. Doakan bersama,” pungkasnya. (kwl/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto