SOLOBALAPAN.COM — Rumah Zakat resmi meluncurkan Giriraya, pusat oleh-oleh dan souvenir baru yang berlokasi di Desa Berdaya Girilayu, salah satu destinasi wisata unggulan di Karanganyar yang dikenal dengan wisata ziarah dan budaya batik tulisnya.
Kehadiran Giriraya menjadi bagian dari Program Pemberdayaan Ekonomi Berbasis BUMMas yang selama ini dijalankan Rumah Zakat.
Giriraya hadir sebagai ruang pemasaran terpadu bagi para peserta program, binaan, dan masyarakat lokal untuk memasarkan produk-produk unggulannya secara lebih luas.
Selain penjualan langsung di gerai, Giriraya juga akan memperkuat pemasaran melalui kanal online untuk menjangkau pasar yang lebih besar.
Beragam produk khas Girilayu dapat ditemukan di Giriraya, mulai dari batik tulis, minuman jamu, getuk, keripik ubi ungu, keripik pisang, hingga berbagai kerajinan seperti tas rajut dan fashion batik.
Seluruh produk dikurasi untuk memastikan kualitas terbaik sehingga layak dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan maupun pelanggan dari luar daerah.
Branch Manager Rumah Zakat Solo, Eko Prastyono, menyampaikan bahwa peluncuran Giriraya merupakan langkah strategis dalam memperkuat keberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Giriraya ini adalah ikhtiar agar produk lokal di desa binaan bisa go global melalui pemasaran yang tepat. Kami ingin mendorong masyarakat agar semakin mandiri dan produknya mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Dengan hadirnya Giriraya, Rumah Zakat berharap desa berdaya Girilayu semakin berkembang sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan budaya, tetapi juga produk ekonomi kreatif yang berkualitas. (dn)
Editor : Laila Zakiya