SOLO, SOLOBALAPAN.COM – Suasana haru menyelimuti halaman SDN Joglo pada peringatan Hari Guru Nasional, Selasa pagi (25/11).
Ratusan siswa berdiri berbaris rapi sambil membawa hadiah sederhana sebagai wujud kasih kepada para guru. Mulai dari makanan, bunga, cokelat, hingga berbagai karya kreatif buatan sendiri mereka persembahkan dengan penuh ketulusan.
Usai mengikuti upacara Hari Guru Nasional, sebanyak 485 siswa secara bergiliran menyalami para guru sambil mengucapkan terima kasih.
Alunan lagu Terima Kasih Guruku semakin menambah suasana syahdu dan penuh kehangatan.
Baca Juga: Suzuki Ignis Hilang Kendali, Hantam Lapak PKL di Jalan Melati Klaten
Kepala SDN Joglo, Ngatmanto, mengatakan kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengingat kembali jasa para pahlawan tanpa tanda jasa yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.
“Semua profesi apa pun, termasuk profesi guru sendiri, ada karena adanya seorang guru. Kami ingin mengembalikan marwah guru, bukan hanya sebagai pengajar, tapi juga pendidik,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum ini sekaligus menjadi upaya menumbuhkan kembali rasa cinta dan hormat siswa kepada guru yang dinilai semakin memudar belakangan ini.
Salah satu siswa kelas 6, Emelda Putri, memberikan apresiasi khusus dengan menghadiahkan kopi yang ia rangkai berbentuk hati kepada guru favoritnya.
“Semoga Bapak dan Ibu Guru selalu sabar dalam mendidik kami dan adik-adik kelas. Terima kasih sudah membimbing dari kelas satu sampai sekarang,” ungkapnya.
Sementara itu, guru SDN Joglo, Sugeng, mengaku terharu dengan perhatian para siswa pada peringatan Hari Guru kali ini.
“Melihat mereka memberikan ucapan tulus saja sudah membuat kami merasa sangat dihargai. Apalagi hari ini ada kejutan makanan, bunga, hingga karya kreatif dari anak-anak. Semoga kami bisa terus menjadi guru yang tidak hanya mengajar, tetapi mendampingi mereka tumbuh menjadi anak-anak yang baik,” tuturnya.
Ia berharap semangat menghormati guru tidak hanya muncul saat peringatan Hari Guru, tetapi menjadi kebiasaan yang tertanam dalam diri siswa setiap hari. (alf/an)