Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Terungkap! Akal-Akalannya Terkuak Setelah 8 Bulan: Ayah Tiri Alvaro Diduga Bermain Peran di Depan Keluarga

Laila Zakiya • Senin, 24 November 2025 | 20:43 WIB

 

Nahasnya nasib Alvaro, bocah 6 tahun yang diduga dibunuh ayah tirinya.
Nahasnya nasib Alvaro, bocah 6 tahun yang diduga dibunuh ayah tirinya.

SOLOBALAPAN.COM - Kasus hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6) selama delapan bulan memasuki babak paling mengejutkan.

Di balik pencarian panjang yang menguras energi dan emosi keluarga, muncul dugaan bahwa sang ayah tiri, AI alias Alex Iskandar, diduga memainkan peran ganda.

Bukan hanya sebagai orang yang turut mencari, tetapi justru menjadi orang yang paling mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Alvaro.

Temuan kerangka yang diduga Alvaro di Tenjo, Bogor, serta penetapan AI sebagai tersangka, kini membuat publik kembali menelusuri kejanggalan-kejanggalan selama proses pencarian.

Dari sudut pandang keluarga, segala kebaikan AI selama ini mulai terlihat sebagai akal-akalan yang tertata.

Akal-Akalannya Terbaca Setelah Terlambat

Kakek Alvaro, Tugimin, mengungkapkan bahwa AI selama ini dikenal sebagai sosok yang tampak sangat baik.

Bahkan AI kerap datang sambil membawakan mainan dan terlihat sangat perhatian pada Alvaro.

Tugimin mengenang, "Baik. Jadi minta apa pun kalau dateng itu, minta apa pun diturutin, dibeliin."

Di hadapan keluarga, AI seolah menunjukkan kepedulian tinggi.

Ia ikut mencari Alvaro selama berbulan-bulan, bahkan hingga larut malam.

“Bapak tirinya itu juga ikut membantu mencari… Nah itu nyari berdua sampai malam baru pulang,” ujar Tugimin.

Namun setelah AI ditangkap, seluruh perilaku tersebut mulai dipandang sebagai upaya menutupi jejak.

Tugimin menyebut, “Saya itu enggak sangka, ternyata kebaikan dia itu hanya ibaratnya ya buat kedok saja.”

Pencarian 8 Bulan yang Diduga Berlapis Kebohongan

Sejak awal hilangnya Alvaro pada 6 Maret 2025 setelah salat Maghrib, keluarga dan warga sekitar sudah melakukan pencarian intensif.

CCTV minim bukti, laporan ke berbagai wilayah juga tidak membuahkan hasil.

Bahkan ketika ada informasi palsu di Bekasi, keluarga tetap mendatangi lokasi.

Arumi, ibu Alvaro, menceritakan upaya yang ia lakukan selama berbulan-bulan.

Mulai dari mencari ke berbagai daerah, hingga terus menghubungi pihak berwenang. Namun pencarian seakan tidak kunjung menemui titik cerah.

Ketika AI berkali-kali ikut terjun mencari, tidak ada yang menyangka bahwa ia justru menyimpan potongan penting dari misteri tersebut.

Ayah Tiri yang Cemburu Berat

Dugaan motif mulai menguat setelah keluarga mengungkap sisi lain dari AI.

Tugimin menyebut bahwa Alex memiliki sifat pencemburu besar.

Ia bahkan pernah kesal saat Arum tak mengangkat telepon.

“Gak tau Pak, di sana udah punya cowo lagi,” begitu dugaan Alex menurut cerita Tugimin.

Kecurigaan yang berlebihan ini disebut sempat mengganggu pekerjaan Arum.

Kombinasi kecemburuan, konflik rumah tangga, dan perubahan sikap AI semakin membuat dugaan motif menjadi terang.

Akhirnya Terbongkar, AI Menunjukkan Lokasi Kerangka

Penetapan AI sebagai tersangka makin menguat setelah polisi mengungkap bahwa AI sendiri yang mengarahkan penyidik ke lokasi kerangka.

Tugimin mengingat momen ketika polisi tampak menemukan titik baru dalam penyelidikan.

“Sehingga akhirnya diketemukan dan diinterogasi diajak ke Tenjo,” ungkapnya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Nicolas Ary Lilipaly menegaskan, “Terduga pelaku adalah ayah tirinya Alvaro.”

Polisi kini menunggu proses identifikasi dan tes DNA untuk memastikan kerangka tersebut benar milik Alvaro. Arumi, yang sedang bekerja di luar kota, dijadwalkan tiba untuk proses pemeriksaan.

Keluarga Syok: Kebaikan yang Jadi Kedok

Pernyataan Tugimin menjadi sorotan karena menggambarkan betapa dalamnya keluarga tertipu oleh perilaku AI.

“Kami enggak sangka-sangka bapak tirinya sendiri yang melakukan hal sekeji ini. Alvaro belum punya dosa, kok dijadikan korban?”

Bahkan setelah ditahan, AI disebut bunuh diri di rutan.

Tugimin mengatakan, “Ayah tirinya dan bahkan sekarang sudah bunuh diri, meninggal, di Polres Jakarta Selatan.”

Kabar ini belum dibenarkan maupun dibantah sepenuhnya oleh pihak kepolisian. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#ayah tiri #viral #dugaan pembunuhan #Alvaro #Tenjo