SOLOBALAPAN.COM - Konflik suksesi Raja Solo sepeninggal almarhum SISKS Pakubuwono (PB) XIII kini menjadi sorotan utama publik.
Dua putra mendiang PB XIII, KGPAA Hamangkunegoro (Gusti Purboyo) dan KGPH Hangabehi, sama-sama berebut tahta dengan mengklaim sebagai penerus sah bergelar Pakubuwono XIV.
Perebutan takhta ini menarik atensi luas publik, membuat silsilah mendiang Pakubuwono XIII menjadi penting untuk dipahami sebagai konteks konflik.
Silsilah Pernikahan Pakubuwono XIII
Baca Juga: KGPH Purboyo Resmi Dinobatkan: Sabda Raja PB XIV Ditegaskan di Watu Gilang Keraton Solo
Sepanjang hidupnya, Pakubuwono XIII diketahui menikah sebanyak tiga kali, namun dua di antaranya berakhir dengan perceraian sebelum ia wafat.
Istri Pertama: KRAy Endang Kusumaningdyah (Nuk Kusumaningdyah). Pernikahan ini berakhir dengan perceraian sebelum Pakubuwono XIII naik takhta.
Istri Kedua: KRAy Winari (Winari Sri Haryani). Pernikahan ini juga berakhir dengan perceraian.
Istri Ketiga (Permaisuri): GKR Pakubuwana (Asih Winarni/KRAy Adipati Pradapaningsih). Beliau adalah istri sekaligus permaisuri mendiang Pakubuwono XIII.
Anak-anak Pakubuwono XIII dari Tiga Istri
Dari ketiga pernikahan tersebut, Pakubuwono XIII dikaruniai total tujuh orang anak: dua anak laki-laki yang kini terlibat konflik suksesi, dan lima orang anak perempuan.
Berikut adalah daftar anak-anak Pakubuwono XIII berdasarkan garis ibu:
| Istri | Anak Laki-Laki | Anak Perempuan |
| KRAy Endang Kusumaningdyah (Istri Pertama) | - | * GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani |
| * GRAy Devi Lelyana Dewi | ||
| * GRAy Dewi Ratih Widyasari | ||
| KRAy Winari Sri Haryani (Istri Kedua) | * KGPH Hangabehi (Nama lahir: GRM Suryo Suharto) | * GRAy Sugih Oceania (almarhumah) |
| * GRAy Putri Purnaningrum | ||
| GKR Pakubuwana (Permaisuri/Istri Ketiga) | * KGPAA Hamangkunegara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram (Gusti Purboyo) | - |
Dua Putra yang Berebut Takhta PB XIV
Dua putra Pakubuwono XIII yang kini sama-sama mengklaim gelar Raja Solo atau Pakubuwono XIV adalah:
KGPH Hangabehi: Putra tertua dari istri kedua. Diusung oleh kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) yang dipimpin oleh GKR Wandansari Koes Murtiyah (Gusti Moeng), adik dari mendiang Pakubuwono XIII.
Kubu ini mengklaim Hangabehi berhak naik takhta berdasarkan hukum adat anak laki-laki tertua.
KGPAA Hamangkunegara (Gusti Purboyo): Putra dari permaisuri/istri ketiga. Diusung oleh kubu putri tertua PB XIII, GKR Timoer Rumbai Dewayani.
Gusti Purboyo telah menjalani prosesi jumenengan atau penobatan raja pada Sabtu pagi (15/11/2025), mengklaim mendapatkan restu dan kesepakatan dari mendiang PB XIII sebelum wafat.
Sebagaimana dikutip dari Radar Solo (Jawa Pos Grup), konflik ini semakin memperkeruh suasana di Keraton Surakarta Hadiningrat pasca-wafatnya raja. (dam)
Editor : Damianus Bram