Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Misteri Pohon Leses Raksasa di Boyolali, Diyakini Dihuni Dua Ular Ghoib

Abdul Khofid Firmanda Putra • Sabtu, 15 November 2025 | 20:20 WIB

Pohon Leses raksasa di Dukuh Gendol, Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo, Boyolali menyimpan banyak mitos.
Pohon Leses raksasa di Dukuh Gendol, Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo, Boyolali menyimpan banyak mitos.

BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Seperti halnya mitos pada pohon tua atau pohon berukuran raksasa yang kerap dianggap menyimpan aura mistis, sebuah pohon leses raksasa di Dukuh Gendol, Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, juga menyimpan cerita serupa.

Warga percaya pohon tersebut memiliki penghuni ghoib dan dapat mengabulkan hajat.

Pohon raksasa yang berdiri di perbatasan pemukiman dan kebun warga itu diyakini ditempati dua ular raksasa berwarna hitam dan putih.

Baca Juga: KGPH Purboyo Resmi Dinobatkan: Sabda Raja PB XIV Ditegaskan di Watu Gilang Keraton Solo

Kepercayaan ini sudah turun-temurun, dan hingga kini masih banyak warga dari berbagai daerah yang datang untuk meminta petunjuk atau memanjatkan hajat tertentu.

Suasana di sekitar pohon semakin menambah kesan mistis. Lokasinya berada di area kebun dengan banyak pepohonan besar, lumut yang menempel pada batang dan bebatuan, serta jalan setapak yang teduh.

Ketika sore hari tiba, hawa di sekitar pohon dipercaya berubah seolah memasuki dimensi lain.

Baca Juga: Klaim Siapa Raja Keraton Solo Paling Sah? Purbaya (Kesepakatan) vs Hangabehi (Adat)

Menurut warga sekitar, pohon leses raksasa di kawasan itu tidak hanya satu, melainkan tiga pohon yang tumbuh terpisah namun diyakini memiliki keterikatan seperti sebuah keluarga.

Pohon terbesar disebut sebagai pohon lanang (laki-laki), sementara dua lainnya dipercaya sebagai pohon anak dan betina.

Ukuran batang pohon-pohon ini juga tidak biasa. Warga memperkirakan diameter batang mencapai 30 hingga 50 meter, dengan tinggi sekitar 80 meter, menjadikannya salah satu pohon terbesar di wilayah tersebut.

Baca Juga: PB XIV Resmi Dinobatkan, Harapan Besar Warga Solo Menanti

Salah seorang warga, Yono Juni (77), mengatakan dirinya tidak mengetahui pasti kapan pohon itu mulai tumbuh.

“Dulu, saat nenek saya lahir, katanya pohon itu sudah sebesar itu. Namanya pohon leses, mungkin usianya sudah ratusan tahun,” jelas Yono.

Ia menambahkan, pada masa penjajahan pun pohon tersebut sudah tampak besar dan kokoh. Kini, pohon raksasa itu menjadi lokasi favorit untuk berfoto karena keunikannya—batang menjulang tinggi dengan akar besar yang mencuat ke permukaan tanah. (fib)

Editor : Andi Aris Widiyanto
#boyolali #aura mistis #pohon tua #pohon leses