BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali pada Senin (10/11/2025) memicu terjadinya empat titik longsor di beberapa lokasi berbeda.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali mencatat kejadian tersebut tersebar di Kecamatan Ampel dan Gladaksari.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali, Rima Kusuma, menjelaskan empat lokasi longsor tersebut meliputi:
-
Dukuh Klumpit RT 02 RW 02, Desa Selondoko, Kecamatan Ampel
-
Jalan Lor Kulon, Dukuh Sorengan, Desa Candisari, Kecamatan Gladaksari
-
Kantor Pemerintah Desa Ngargaloka, Kecamatan Gladaksari
-
Dukuh Margosari RT 03 RW 07, Desa Kembang, Kecamatan Gladaksari
Di lokasi pertama, talut penahan di TK Nuansa Bangsa Preschool 2 ambrol akibat air hujan yang menggerus tanah. Longsoran juga mengenai teras rumah milik Nur Basuki, merusak sebagian tiang penyangga atap dan menutup akses jalan warga serta dua rumah di sekitarnya.
“Beruntung tidak ada warga yang melintas saat kejadian, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka,” ujar Rima, Selasa (11/11).
Dari hasil kajian cepat BPBD, talut yang longsor memiliki panjang 18 meter, lebar 3 meter, dan tebal 1,1 meter. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 28,5 juta.
Sementara itu, di Jalan Lor Kulon Sorengan, longsor terjadi di tiga titik akibat curah hujan tinggi. Warga Candisari dan Ngargaloka pun bergotong royong membersihkan material longsoran menggunakan alat sederhana.
Longsor juga menimpa area Kantor Pemerintah Desa Ngargaloka. Talud sepanjang 25 meter dan lebar 4 meter ambruk, menimpa kebun warga di bawahnya.
Dampaknya, tower internet rusak karena tertarik runtuhan talud dan menimpa sebagian dapur kantor desa.
Kerugian dari kejadian ini ditaksir mencapai Rp 57,5 juta.
Selain itu, talut milik warga bernama Irwanto di Dukuh Margosari juga mengalami longsor. Material yang menutupi sebagian area rumah kini sudah mulai dibersihkan secara mandiri oleh warga.
“Seluruh material longsor sudah mulai dibersihkan. Ada yang langsung ditangani sesaat setelah kejadian, ada pula yang baru dibersihkan hari ini,” pungkas Rima.
BPBD Boyolali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah perbukitan yang rawan longsor. Pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan dan mitigasi bencana menghadapi puncak musim hujan. (fid/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto