BOYOLALI, SOLOBALAPAN.COM – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Boyolali menegaskan optimismenya untuk tampil lebih baik dibandingkan gelaran sebelumnya.
Ketua Umum KONI Boyolali, Joko Raharjo, menyebutkan bahwa pada Porprov Jateng 2023 lalu, Boyolali menempati peringkat ke-13 dari total 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
“Untuk tahun 2026, tentu harus lebih baik. Kami memperkirakan akan mengirim sekitar 220 atlet dari 22 cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga,” ungkap Joko Raharjo.
Pada Porprov sebelumnya, Boyolali berhasil meraih 21 medali. Tahun ini, KONI menargetkan bisa melampaui pencapaian tersebut.
Beberapa cabang olahraga bahkan diunggulkan untuk menyumbang medali, di antaranya Kempo, Binaraga, Balap Sepeda, dan Tarung Derajat.
Joko memastikan, persiapan atlet menuju Porprov 2026 terus bergulir. Salah satu yang tengah dipantau adalah cabor balap sepeda.
“Setelah bertemu pengurus ISSI Boyolali, mereka berani menargetkan lima medali emas, naik dari target sebelumnya empat emas,” terang Joko.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Boyolali menargetkan masuk 10 besar di ajang Porprov Jateng 2026.
“Kalau kemarin kita peringkat 13, target berikutnya bisa tembus 10 besar, bahkan kalau bisa lebih dari itu,” lanjutnya.
Baca Juga: Cair November! PKH Tahap Akhir 2025 Mulai Disalurkan, Ini Perbedaan Komponen dan Jadwal Lengkapnya
Dari total 47 cabang olahraga di bawah naungan KONI Boyolali, rencananya akan diberangkatkan lebih dari 22 cabor. Beberapa di antaranya masih menjalani kualifikasi pra-Porprov 2026.
Diketahui, Porprov Jateng 2026 akan digelar di wilayah Semarang Raya. KONI Boyolali kini fokus mematangkan program pembinaan dan latihan agar para atlet siap menghadapi persaingan. (fid/an)
Editor : Andi Aris Widiyanto